Menyelinap
Beberapa kali kesempatan mengejar kebahagiaan sendiri, aku menjadi diri sendiri. Mendapatkan kepuasan, bertukar pikir betukar gundah. Namun, hidup ini berjalan diatas kaca yang mudah rapuh. Jika tergesa-gesa ini akan retak lalu jatuh. Tapi, apa sebetulnya apa aku sudah jatuh? Rasa sesak hingga muak pun menghampiri. Perasaan gagal sudah ada dan sedang menghantui. Apa ini adalah bentuk penyerahan atas diri? Beberapa ide sempat terpikir, jika muak ya sudah lepaskan. Namun, ini sangat tidak mudah. Rumit dan menyesakan. Jika suatu saat ini diputuskan, siapa orang pertama yang akan ada untuk aku?
















