Berat badan selalu menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Entah itu pria maupun wanita, berat badan selalu menjadi tolak ukur kesuksesan seseorang. Tak kecuali aku, kamarin malam sewaktu maen ke rumah temen Arab (aslinya Libya) nggak sengaja aku melihat suatu benda yang tidak begitu asing di mata terpampang indah samping pintu. Karenan penasaran, akhirmya aku mencobanya.
“Berapa? Naek apa turun..” tanya mbak Sinta
“Turun mbak, cuma 49kg” balasku dengan muka kesal
Rasanya emang nggak percaya sih, kayanya ada yang salah? Tahun lalu berat masih stagnan 53kg, kok sekarang turun banyak amet? Akhir-akhir ini pola makanku menjadi tidak teratur, olahraga menjadi kurang bahkan tidak pernah, ditambah seringnya begadang sampai larut pagi. Alangkah baiknya jika semua kebiasaan buruk tersebut aku hilangkan, dan menggantinya dengan kebiasaan positif yang lebih bermanfaat bagi kesehatan.
Jadi inget, kemarin kakak juga berkomentar tentang tubuhku yang semakin terlihat kurus. Waktu itu, kakak menyarankan untuk tidak terlalu banyak beban, dan lebih bisa menikmati hidup apa adanya. Namun, aku hanya mengelaknya karena bagiku belum ada bukti kongkrit yang menunjukkan bahwa aku kurus.
Pernah juga, aku mengirim foto ke Yhaya (adek kelas sewaktu SMK) komentarnya sama, dia mengangtakan bahwa aku kurus. Ya.. Dibanding terakhir ketemu sewaktu sekolah dulu. Aku pun kembali mengelak anggapan tersebut, dan mengatakan bahwa dia salah lihat.
Mau gemuk ataupun kurus, berat badan ideal selalu menjadi dambaan bagi setiap pria dan wanita. Mulailah dengan melalukan hal kecil yang bermanfaat bagi tubuh, hilangkan kebiasaan buruk yang hanya akan menimbulkan penyakit.
Well, nggak ada yang perlu di salahin? Salah terbesar ada pada diriku yang nggak mau hidup sehat. Sekarang ini mesti banyakin olahraga, makan teratur, sama kurangin begadang. Ngggak ada yang namanya telat, selama kita ada niat, pasti berat badan ideal di dapat.
Semangat untuk hidup sehat