Tidak tahu mana yang sebenar benarnya tepat. yang sudah dinanti nanti, yang sudah di puji puji, yang benar benar diharapkan, atau yang tidak pernah kita duga atau bahkan yang tidak pernah kita inginkan.
Siapa yang tahu?
Mengapa harus itu?
Mengapa harus seperti ini?
Masa lalu, siapa yang tak melewati.
Semua orang mengalami, dan tau apa yang ‘telah’ terjadi, atau lupa.
Pantas, masa depan siapa yang tau?
Misteri.
Yang sesuai ekspektasi, akan selebrasi.
Diluar itu,
Penolakan hanya berujung penyesuaian.
Semoga yang terbaik, apapun itu.
Tuhan bukan budak, yang disuruh untuk berkehendak ini dan itu.
Dan doa menjadi wujud penghambaan manusia yang tak punya daya dan kuasa.
Tetaplah Hamba, melemah dihadapanNya.
Mlonggo, 19 Juni 2025












