Aku dalam perjalanan kembali ke Semarang, akhirnya aku harus kembali.
Aku baru sadar ternyata aku benci Semarang, meski aku selalu bilang aku suka kotamu.
Kembali tak membuatku senang.
Banyumas, 29 Nov 20, 18.01
KIROKAZE
Misplaced Lens Cap
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Lint Roller? I Barely Know Her
occasionally subtle
Color Me Curious

tannertan36
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

roma★
untitled
noise dept.

if i look back, i am lost

No title available

❣ Chile in a Photography ❣

Discoholic 🪩
YOU ARE THE REASON
tumblr dot com
hello vonnie

Andulka
macklin celebrini has autism

seen from Ireland
seen from China

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Kazakhstan

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from India
seen from United States

seen from United States

seen from Israel
seen from Indonesia

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Poland

seen from Singapore

seen from Germany

seen from Türkiye
@jejakgelas
Aku dalam perjalanan kembali ke Semarang, akhirnya aku harus kembali.
Aku baru sadar ternyata aku benci Semarang, meski aku selalu bilang aku suka kotamu.
Kembali tak membuatku senang.
Banyumas, 29 Nov 20, 18.01
Gerbong kereta ini bergerak ke kanan dan ke kiri, aku mulai pening memandang lorong yang sepi.
Sudah sekian hari ku tinggalkan diriku. Aku enggan berpikir kau sedang apa, yang ku tahu saat ini aku tengah sibuk menjaga diri tak apa-apa, meyakinkan baik-baik saja, menjaga logika dan hati tetap bersama.
Kau pasti tau rasanya remuk redam, kau baru saja sembuh mungkin, kau temukan tawa baru sepertinya dan aku sudah tak berguna.
Aku sedang marah dan tak mau cari pembenaran.
Perjalanan ke Purwokerto, 27 Nov 20, 13:03
Membaca kembali tulisan yang lalu seperti merayakan kesedihan menikmati luka yang dulu-dulu
Kamu tetep lucu meski bukan punyaku
keberanianku habis, untuk sekedar menyapa dan menanyakan kabarmu
kepercayaan diriku habis, untuk sekedar berkata rindu dan menceritakan aku punya buku baru
kamu baca ini tidak? aku rindu sekali, segeralah pulang
i love the kind of hurt on you
aku salah menemuimu, harusnya ku biarkan diriku tetap kesepian, kini kerinduannya berkecamuk meminta keramaian yang ada pada kamu kembali
kita tolong pus-pus yang disiksa itu, GO!!!
menari
Kau dan aku terus menari, dibawah rintik hujan yang kian deras. Air mengalir melewati celah rambut, alis, mulut, kemudian dagu. Ku tak pernah mengira kau sejago ini, menarik tanganku dengan lembut, menuntunku berdansa bersama.
Tanpa senyum, tanpa gigi patahmu, kita menari dengan musik sendu, dikepala masing-masing.
“lanjutkan” katamu lirih
Kau mundur, memperhatikanku menari sendiri. Dengan selendang bait-bait lirik yang kau tulis berhari-hari untukku, kau sulam dengan benang-benang doa, katamu.
“lanjutkan”
“aku tak pernah menjadi baik, tak pernah berjuang, tak pernah mempertahankan, lanjutkan sayang”
aku terus menari dibawah abu-abu kamu.
18 Juli 2017, ketika menari diantara hujan
sepertinya aku memang tak benar-benar mengerti kata 'iklas', walau berkali-kali diucapkan
via @extramadness
ini menyebalkan, ketika setiap malam yang kutulis adalah puisi-puisi sedih tentang kamu, padahal yang kurasakan semua-muanya kebahagiaan karna kamu
pada setiap halaman ini, aku (yang mencintaimu) bersembunyi
Terimakasih untuk selalu ada tanpa kuminta Jangan jera dengan cela dan cerca Jangan rebas dengan gamang dan taksa