Suatu hari, aku akan berjalan diatas guguran daun maple yang warnanya menyenja. Sesekali tersenyum dengan mengingat bagaimana Allah telah mentakdirkan dan mengabulkan semua do'a dan harap. Aamiin paling serius!
Kalaily || 1-08-2020
cherry valley forever

if i look back, i am lost

❣ Chile in a Photography ❣

shark vs the universe
taylor price

pixel skylines

titsay

Andulka
Stranger Things
tumblr dot com
we're not kids anymore.

No title available

★
styofa doing anything

Origami Around
Sade Olutola
I'd rather be in outer space 🛸
Jules of Nature
noise dept.
Xuebing Du

seen from United States

seen from Canada
seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from Indonesia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Honduras
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Chile

seen from United States
@kalailiy
Suatu hari, aku akan berjalan diatas guguran daun maple yang warnanya menyenja. Sesekali tersenyum dengan mengingat bagaimana Allah telah mentakdirkan dan mengabulkan semua do'a dan harap. Aamiin paling serius!
Kalaily || 1-08-2020
Hai.. Bagaimana denganmu di sana? Membaikkah? Memburuk? Atau biasa saja? Tidakkah kau punya pertanyaan yang sama? Atau memang ya sudah, tak usah?
Denganku di sini, yang terjadi adalah kosong. Aku tak mengerti tentang rasa ini. Tentang peristiwa yang berubah dengan begitu cepatnya. Tepat seminggu yang lalu. Belum genap 24 jam kita bersua, tertawa, dan saling merayakan. Selanjutnya tetiba kita berpisah. Kukira, kita akan mengakhiri dengan saling berucap kata pamit tanpa rasa sakit. Nyatanya, kita usai tanpa kata selesai. Peristiwa yang menjelaskan. Dan pertanyaan penyangkalan, tanpa sebuah ada balasan. Sampai sekarang.
Sudah, selesai,Terimakasih--
Kalailiy || 31-08-2025
It's my 6 year anniversary on Tumblr 🥳
Akun Tumblr ini kubuat, bersamaan dengan mulainya hubunganku dengannya. Namun, dengannya aku merayakan untuk yang terakhir kalinya. Tidak singkat, banyak kisahnya, banyak lelahnya, namun bahagiaku juga tak terkira. Lalu, kini aku sedang belajar melepaskannya. Dalam setiap hembusan nafasku, adalah usaha untuk menyelesaikan rasaku. Terimakasih sudah pernah menjadi bagianku. Dari banyaknya kata selesai dan usai. Kali ini, yang terakhir kalinya. Kita benar-benar diselesaikan. Entah kapanpun itu, aku selalu berharap kau membaca setiap tulisan-tulisanku. Yang tak akan pernah kuhapus, kubiarkan berserakan. Biar ia sembuh bersamaan dengan perasaanku.
Dariku, yang ingin terus bertumbuh.
Kalailiy || 29-08-2025
Setelah berjalan 7 tahun lamanya, hari itu datang juga. Hari di mana semua rahasia tentang sebuah cerita akhirnya terbuka dengan seksama. Ku kira, tak akan begini. Ku kira, akan seperti biasanya. Namun, hari itu berbeda. Menjadikan segalanya tak baik-baik saja. Dari jauh-jauh waktu, aku memiliki keyakinan. Tak ada cerita yang mampu disembunyikan dengan sempurna. Lagi-lagi, semua hanya tentang waktu. Hingga akhirnya waktu itu datang, menunjukkan bahwa tak ada persembunyian yang sempurna.
Semua terjadi begitu saja, tak mampu dicerna, hingga semua terasa kosong. Terlalu banyak pertanyaan dalam benak kepala. Tapi yang kutemukan justru keheningan. Keheningan yang memberikan jawaban, bahwa tak semua hal harusnya dipertanyakan. Sedangkan apa yang terjadi hari ini, telah dipikirkan sejak hari pertama kita saling sapa--
Kalailiy|| 23-08-2025
Entah kata apalagi yang bisa kuucapkan. Sudah berkali-kali kata selesai menggema, tapi cerita ini tak kunjung menemui ujungnya. Selalu berharap menjadi yang terakhir, berharap tak ada lagi. Nyatanya salah, nyatanya tak mudah. Aku masih saja merasa kesakitan, menelan kepahitan berupa kenyataan. Kali ini, bukan orangnya yang berubah, tetapi memang rasanya yang tak lagi sama. Harusnya, aku tak perlu lagi berupaya. Sedang di sana, dia baik-baik saja--
Kalailiy || 23-06-2025
Kala nafasmu berhembus dan menyentuhku, saat itulah aku berfikir kamulah satu--
Kalailiy || 26-05-2025
Aku melihatmu dalam gelap. Dalam waktu yang singkat. Dalam remang yang tak semua orang bisa saksikan. Kau dan aku saling tatap, mengeluarkan kata tak bermakna, hanya sekedar bunyi tak berirama. Kau dan aku selalu seperti itu, tergesa-gesa, terburu-buru pergi. Kenapa kita harus seperti ini? Tak bisakah lebih lama lagi? Kiranya bisa selama-lamanya--
Kalailiy || 26-05-2025
Sia-sia ku ucap kata pisah, sia-sia ku ucap kata usai. Sebab yang terjadi adalah, lagi-lagi kau taklukan hatiku kembali. Kau tahu betul apa yang menjadi lemahku. Kau tahu betul apa yang menjadi bahagiaku. Sebab hadirmu adalah hal yang selalu kutunggu, sebab pergimu adalah dukaku. Dan banyak sebab-sebab lainnya, yang membuatku lagi-lagi kalah olehmu. Kau pemenangnya, kau memenangkanku, melebihi aku--
Kalailiy || 20-05-2025
Ya Tuhan, air mataku tak jatuh. Aku mengatakan dengan jelas, lantang dan begitu menantang. Kusampaikan tentang luka yang kurasakan. Kusampaikan betapa hadirnya adalah sebuah kebahagiaan, tetapi juga begitu menyakitkan. Kali ini tak setetespun air mataku mengalir. Bukan karena tak sakit, tapi ini justru teramat sakit. Hingga aku tak tahu lagi apa yang kurasa. Puaskah? Legakah? Atau menyesalkah? Tuhaan... Aku begitu mencintainya, hingga hatiku benar-benar tertutup untuk lainnya. Aku ingin melepasnya dengan bahagia, tapi sejak kapan perpisahan menyisakan bahagia? Perpisahan justru menumbuhkan luka yang teramat dalamnya. Tuhan... biarkan dia bahagia, dan bahagiakan aku tanpa dia. Aku menginginkannya teramat sangat, maka aku sadar aku harus melepasnya meski semua telah terlambat. Tuhan.. Gantikan sumber bahagiaku, jangan jadikan dia sebagai kebahagiaanku, ku mohon ampun--
-untuk ucapan perpisahan, yang kesekian kalinya-
Kalailiy || 11-04-2025
Telah sampailah aku pada titik mencintaimu, namun sudah tak ingin memilikimu. Telah kutemukan kenikmatan meski hanya dengan menyebut namamu, tanpa perlu menyentuhmu. Telah kurasakan surga, meskipun hanya dalam bentuk bayangmu. Kali ini aku tak lagi ingin memiliki utuhmu, sebab belum kutemukan panduan perpisahan yang menyenangkan dan menenangkan. Aku takut perpisahan, aku tak siap kehilangan, oleh sebab itu kuhentikan upayaku untuk memilikimu. Kini kau bebas, aku bebas. Kita bebas meramu temu, dalam bentuk bayang semu--
Kalailiy || 29-03-2025
Aku membenci diriku, yang ternyata masih menunggumu. Aku membenci diriku, melebihi benciku kepada siapapun itu. Sebab aku tak mengenali diriku, sebab aku tak bisa meredakan aku, sebab aku tak memegang kendaliku, dan sebab-sebab lainnya. Aku membenci diriku, yang telah berbeda, tak sama--
Kalailiy || 23-03-2025
Rasanya aku tak pernah siap jika harus membahas perpisahan denganmu. Selalu menimbulkan rasa sesak yang begitu akut. Meski sudah tau ujung dari kisah ini, tapi aku tak pernah siap menerima cerita bagian perpisahan. Bisakah kau ciptakan cara berpisah dengan bahagia? Jangan mengantarku dengan iringan air mata, aku tak sanggup menerimanya--
Kalailiy || 04-03-2025
Sama seperti lainnya, aku juga wanita biasa. Yang sering mengharap kau ada, dikala aku tak berdaya. Ternyata aku salah, menggantungkan hidup hanya pada kehadiranmu. Aku keliru, telah menyerahkan sepenuhnya rasa padamu. Karena, di sana kau membagi-bagi waktu, membagi-bagi luang dan perasaan, yang seringnya aku terabaikan. Aku bersaing dengan begitu banyak waktu sibukmu, dan aku hanya dapat mengais sisa-sisa waktumu. Itupun, aku hanya bagai pelengkap cerita malammu. Tak utuh, tak tersentuh. Bagian penerimaan lelahmu, hingga aku hanya seperti pengganggu. Andainya kau tahu, aku tak mau seperti itu. Aku rindu, setiap waktu--
Kalailiy || 📍Preston 22-02-2025
Bunyi paling indah adalah suara nafasmu yang menerpa daun telingaku. Kian memburu, kian beradu. Bunyi yang ingin terus kudengar, berharap tanpa ada jeda waktu. Namun, kenyataan tak selalu menyenangkan, aku dikalahkan oleh keadaan. Aku dipaksa mengalah pada waktu, waktu yang tak pernah memihakku--
Kalailiy || 19-02-2025
Aku terlalu lama memendam kesakitan. Disebabkan luka yang kian mendalam. Luka yang kau ciptakan melalui kebahagiaan, membuatku lupa bagaimana cara sembuh dari kesakitan. Sebab setiap kau membuatku bahagia, saat itulah benih-benih luka kau taburkan. Semakin subur, semakin terayu, semakin terluka--
Kalailiy || 17-02-2025
Aku tak punya celah untuk membencimu, bahkan untuk sekedar tak memikirkanmu. Pikiranku dipenuhi bayang-bayangmu, setiap waktu. Ini bukan sekedar rasa biasa, melainkan telah kupasrahkan segala rasa yang ada hanya untukmu saja. Aku tak mengerti bagaimana bisa, yang aku tahu rasa ini sungguh luar biasa. Semoga, kau menyadarinya--
Kalailiy || 15-02-2025
Aku mendamba malam yang kuhabiskan bersamamu. Berfikir seolah aku bisa menghentikan waktu, kala itu. Jika ku ulang, aku takut merindu. Jika ku abaikan, pikirku menjadi rancu. Kau memang seperi racun, tampak seperti obat tapi mematikan--
Kalailiy || 21-01-2025