Rekomendasi tempat-tempat di Sukabumi yang cocok untuk kamu kunjungi ketika sedang patah hati.
Oleh : Brian Caesar Ismail
Terlepas dari hiruk pikuknya macet dan perang ormas di Sukabumi yang selalu menimbulkan korban jiwa, saya selalu suka langit sore di kota ini, merokok sambil ngopi di kedai-kedai yang cocok buat posting di instastory, aduhai mantapnya hidup ini, walaupun tak bisa dipungkiri kalau kenangan patah hati terkadang datang berkali-kali.
Terus terang pada saat itu saya kurang paham ketika ada yang bilang Sukabumi terkenal dengan cewek-ceweknya, terbukti ketika pertama kali melanjutkan pendidikan di kota Bandung tempat kelahiranya Dilan, ketika berkenalan dan menyebutkan asal kota saya dari Sukabumi, calon teman-temanku pasti bilang, weeeessss, wuuuiiiihhh, “bagi cewek dong”, “ceweknya pasti cantik-cantik”, seketika saya ngahuleung tarik mendengar candaan mereka, ah sudahlah tentang itu tidak pernah saya ambil pusing, saya lebih pusing ketika harus beradaptasi dengan Bahasa-bahasa mereka, padahal kita sama-sama berasal dari tanah sunda, tetapi banyak yang berbeda tas mereka sebut kantong, padahal di Sukabumi kantong itu adalah keresek, dan nyemil makanan mereka bilang ngopi, woi dimana-mana namanya ngopi itu ya minum kopi, dalam hati saya bilang “maunya apa sih ini orang” belum apa-apa sudah bikin kepala pusing, yasudahlah mungkin karena mereka pun tidak tahu kalau saya sedang patah hati.
Baru satu hari di Bandung saya merasakan kalau patah hati di Bandung itu kurang asik, terlebih karena pada saat itu saya belum hafal jalan disana, gak tahu dimana tukang intisari berada juga belum kenal teman yang bisa dibully, Cuma bisa nyarang di kostan dan yang lebih parahnya karena kostan saya adalah kostan baru, jadi belum ada banyak penghuni, sumpah seketika itu saya rindu Sukabumi, kalo gak percaya Roqib dan Atit saksinya.
Sore hari, awan mendung dan hawa yang dingin Sukabumi cenderung menambah kesan mellow, ah sudahlah mari kita bersedih, gak usah gengsi, gak usah sok kuat, walaupun semua orang benci akan patah hati, tapi mereka semua pernah mengalaminya, percayalah kamu tidak sendiri bahkan orang yang kau anggap kuat sekalipun mereka pernah patah hati.
Lokasi favorit saya ketika patah hati di Sukabumi tentu saja di Pondok halimun atau orang sana biasa menyebutnya PEHA, PEHA merupakan lokasi wisata alam legendaris disana, oiya untuk sobat misqueen saya sarankan sebelum sampai Peha kamu wajib melipir ke warung sebelah kanan sesudah polsek Selabintana, ciri-ciri warungnya ada mirip selimbut gambar macan di tempel di dinding nya, disana menjual bermacam-macam minuman dari Nutrisari sampai Intisari pun ada, dan warung itupun merupakan batas warung yang masih menjual dengan harga normal, bukan harga ala-ala tempat wisata, jika kamu merasa kondisi dompetmu aman silahkan lanjutkan dan nikmati perjalanan, jika kupingmu mulai ngebeb ( saya gak tau Bahasa indonesianya apaan, intinya itu adalah kondisi dimana kupingmu ngedengung ) saya bisa pastikan kalian sudah berada di dekat Pertina dan menandakan perjalananmu 30 menitan lagi sampai.
Pondok halimun, udaranya segar dimana tempat teteh-teteh berjajar, disana merupakan perkebunan teh dari zaman Sukarno bagi raport yang masih ada sampai saat ini, disana kamu bakal disuguhkan dengan hamparan kebun teh yang luas dan kamu bisa melihat sebagian kota sukabumi dari sana, tapi hati-hati jangan terlalu fokus dengan melirik pemandangan yang tidak seberapa itu, karna jalan rusak dan belokan tajam disana mengancam nyawamu, bahkan konon katanya Valentino Rosi pun pernah jatuh sampai cedera salah urat disana, wallahu a'lam bishawab.
Patah hati bukan merupakan sebuah aib yang harus ditutup-tutupi, bahkan para musisi dan seniman bisa mendapatkan banyak rupiah ketika patah hati, banyak karya mereka lahir dari kekecewaan dan patah hati, jadi tolong di ingat hari ini patah hati bisa di monetisasi, bahkan bisa menjadi profesi yang menguntungkan, pada belokan ke 5 sebelah kanan kamu pasti akan melihat sebuah warung beratap seng, dengan view tepat menghadap ke tengah kota Sukabumi, jika dirasa hanya dengan mengucap ‘Bagoy’ saja tidak cukup mengobati patah hatimu, disana kamu bisa mengekspresikan apa yang kamu rasakan, kamu bisa berteriak atau menangis sejadi-jadinya tanpa harus memperdulikan orang disebelahmu karna disana memang sepi, atau kamu bisa mengekspresikan dengan makan sekarung jagung bakar tanpa memikirkan berapa uang yang harus kamu keluarkan ala indra kenz, atau juga kamu bisa memesan kopi kapal api dan menghayati tentang perjalanan hidup yang sedang kau lalui. tapi sudahlah, memang tak mesti semua kejadian perlu dijadikan pembelajaran, kadang ada juga yang cukup kita anjing-anjing kan.
Lokasi selanjutnya tempat yang cocok untuk patah hati adalah kerkop, iya bener kok kamu gak salah baca, walaupun kerkop bukan satu-satunya pemakaman cina di sukabumi, tetap saya akan merekomendasikan kerkop sebagai lokasi yang cocok ketika patah hati, lokasinya ada di situ, jujur saya gatau nama jalannya apa, yang jelas posisinya berada sebrang polsek, untuk menuju kesana kalian bisa ambil jalur sebelah terminal baru, jalan yang menyambung kearah SMAN 1, memang patah hati itu hal biasa, tapi disana kamu bakalan merasakan sensasi patah hati yang berbeda dan sumpah kamu harus coba!
Selain kuburan, kerkop pun menyajikan pemandangan yang lumayan menakjubkan, lambaian cahaya matahari sore yang menembus awan menambah kesan aestetic patah hatimu, oiya untuk bisa mendapatkan posisi yang tepat, disana ada 2 kuburan berjejer yang berbentuk salib pada ujung kuburannya dan posisinya persis sebelah jalan, cukup disitu saja jangan kejauhan, walaupun posisinya berada tepat seberang polsek saya selalu khawatir kendaraanmu hilang.
Lumayan disana kamu bisa menangis sambil duduk-duduk dipinggiran kuburan dan melihat pemandangan, matahari sore kerkop yang indah, seindah ketika kau masih bersamanya halah berak, tetap fokuslah pada patah hatimu, kerkop yang sunyi jauh dari gempita kota, ketika patah hati sedang melanda kau aman berada disana.
Saya termasuk orang yang gak percaya kalo liburan ketempat yang jauh itu bisa menghapuskan kesedihan, hulang healing hulang healing jauh-jauh Cuma buat buang air mata, buat apa ? atau kamu belum pernah nyoba patah hati sambil bersepeda ?
Kamu bisa mulai dari lapang merdeka menuju jogja lurussss terus sampai NBS dan belok kiri kearah SMP 5, disarankan pada saat melewati jalan itu kamu boleh mengingat-ngingat kenangan yang dulu indah meskipun sekarang sudah kadaluarsa, terus kayuh sepedamu walaupun nanjak sampai pertigaan hotel Taman Sari lalu belok kiri menuju arah RS bunut, jalan disitu sudah mulai mudun ( turunan ) yang artinya kamu sudah gak perlu mengayuh sepedamu, jadi jangan ragu-ragu buanglah air matamu disitu, sampai perempatan bunut ambil arah kanan menuju Secapa, lanjut terus sampai jalan Brawijaya, kalau sore hari, langit disana sedang cantik-cantiknya, oke lanjutkan perjalananmu dan arahkan kembali ke Lapang Merdeka, kamu bisa duduk-duduk disana ambil posisi tepat di bawah pohon beringin tua, sambil melepas lelah luruskan kakimu, disana kamu bakalan disajikan dengan orang – orang yang sedang berolahraga, ada mereka yang sedang lari, bulutangkis atau kamu bisa melirik ke pojokan kanan disana ada mamang-mamang kece lagi maen skateboard dan basket atau bisa lihat di tangga merah kadang-kadang ada juga teman-temannya Lucinta luna, perhatikan saja tonjolan jakun dan berapa ketebalan bedaknya.
Tentang patah hatimu, kamu sendirilah yang tahu cara untuk menyembuhkannya, tak perlu semuanya harus sesuai dengan inginmu, setiap hubungan pun tak mesti harus berujung di pelaminan, walaupun hidup hanya sekali, namun patah hati bisa berkali-kali. Tak perlu khawatir Jika belum menemukan temapat yang cocok untuk meredakan cuaca hatimu yang sedang kacau. Menangis di pundakku pun bisa, mau coba?