Lily of the valley 💕🧚🌱✨
🪼
Keni
Monterey Bay Aquarium

Andulka
Cosmic Funnies

Kiana Khansmith
tumblr dot com
i don't do bad sauce passes
Acquired Stardust
Today's Document
taylor price
YOU ARE THE REASON

Discoholic 🪩

@theartofmadeline
d e v o n
$LAYYYTER
AnasAbdin
we're not kids anymore.
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
cherry valley forever

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from United States

seen from Spain
seen from Germany
seen from Ireland
seen from Australia

seen from Mexico

seen from Mexico
seen from Mexico

seen from Mexico
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@lets-onlyme
Lily of the valley 💕🧚🌱✨
Coal Creek Trail, October 2021
Pastel Mist by Steve Cole
my cats 💖
opheliesz
🍁🍎🌽 autumn/halloween all year 🎃🍂👻
ungfio on Instagram
Sweet pea and lavender
Autumn Perfection by Ian McGregor
Cherry blossoms along the Meguro River in Tokyo’s Nakameguro neighborhood today. They still aren’t allowing hanami parties this year, but the Tokyo COVID lockdowns have ended, people are out having fun, and things are finally returning to normal.
Dance with the Wind & First Frost
Yang paling sulit bukanlah memejamkan mata, tapi bagaimana caranya 'memejamkan' otak dan pikiran yang semakin larut malah semakin bising. .
Damn this insomnia. .
Mawadah
Assalamualaikum.. #marriedbydesign kembali menyapa moms and dads dengan bahasan mawadah. Apa makna dari mawadah? Mawadah bermakna *cinta yang bergelora.* Mawadah berbeda dengan sakinah, yang mana sakinah ini merupakan sesuatu yang otomatis tercipta ketika rumah tangga dijalankan dengan aturan Allah. Berbeda dengan mawadah, dimana mawadah ini membutuhkan ilmu dan perlu proses untuk mewujudkannya. Banyak rumah tangga yang bermasalah bukan karena kurangnya cinta tetapi karena kurangnya ilmu mencintai. Kita selama ini mungkin mencintai pasangan dengan mengikuti ungkapan ini “Cintailah seseorang sebagaimana engkau ingin dicintai” Tidak ada yang salah dengan ungkapan ini, namun ungkapan tersebut berlaku untuk cinta universal, bukan untuk mencintai pasangan. Kenapa bisa begitu? Allah menciptakan pria dan wanita dengan anatomi tubuh yang berbeda. Perbedaan pun ada pada kebutuhan dicintai dan cara mencintai. Sebagai contoh, seorang perempuan ketika mendapatkan masalah, ia akan bercerita bahkan menangis sampai puas, sedangkan lelaki saat memiliki masalah ia akan memilih berdiam diri dan berkontemplasi hingga mendapatkan solusi. Terkadang, istri merasa tidak diperhatikan atau tidak dicintai suami karena suami enggan mendengar curhatan istri. Dilain waktu, sang suami merasa terintimidasi karena saat mendapatkan masalah ia diserbu banyak pertanyaan dari sang istri. Hal tersebut terjadi karena kita mencintai sebagaimana ingin dicintai. Lalu bagaimana seharusnya kita mencintai pasangan? Mari belajar pada sang pecinta sejati, Rasulullah saw. Rasulullah saat menghadapi istrinya yang menangis, tidak dengan mengatakan “Hapus air matamu” atau “Menangis tidak akan menyelesaikan masalah”. Yang dilakukan Rasulullah adalah memberikan ruang paling nyaman untuk istrinya menangis sampai puas. Kita juga dapat belajar pada sang ibunda Khadijah. Beliau tidak menyerbu suaminya Muhammad dengan pertanyaan saat Muhammad kedinginan dan ketakutan ketika beliau menerima wahyu yang pertama. Ibunda memberikan waktu bagi Muhammad untuk sendiri dan saat Muhammad siap bercerita beliau mendengarkan dengan seksama dan memberikan dukungan penuh kepada suaminya. Sebatas mencintai pasangan ternyata tidak cukup jika ingin mewujudkan mawadah dalam rumah tangga. Ilmu dalam mencintai pasangan menjadi hal penting agar tercipta mawadah. Selain itu, kita harus memahami bahwa perempuan dan lelaki memiliki perbedaan dalam mencintai dan kebutuhan dicintai. Semua butuh proses hingga nantinya masing-masing dapat memahami, sehingga tercipta mawadah dan kemudian menjadikan rumah tangga yang tak hanya sakinah, mawadah tetapi juga rahmah. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya dengan bahasan Rahmah (tw) Sumber: Dari berbagai sumber *SUPERMOM’s NOTE* Edisi #marriedbydesign 29 Oktober 2016 Email: supermom.wannabe1(at)gmail(dot)com Fanpage FB: Supermom Wannabe Twitter & Instagram: @supermom_w Tumblr: supermomwannabee(dot)tumblr(dot)com
9 Ways To Communicate About Relationship Problems…Without Making Things Worse.
One of the biggest pitfalls in any relationship is getting caught in the trap of needing to be right. Inevitably the two (or more) people in the relationship come across things they disagree on; stumbling blocks that put the relationship in jeopardy. If you don’t know how to communicate when you come across these blocks, or if you find yourself not understanding each other, you end up with a mess. You two might start resenting each other, or you might start arguing even more. And if you’re already struggling with disagreements, fighting more could be the final nail in the coffin. Avoid this weird, complicated process by taking care of yourself and your partner, and making sure you two are on the same page.
1. Utilize “I feel” Statements
If you speak from a place of personal experience, there’s less of a chance for someone’s defense mechanisms to come into play. Many times in arguments and disagreements it’s these defense mechanisms that cause the most harm. People get angry, sad, and they no longer think clearly. By making sure you’re talking about your experience and what you feel, you’ll……
Continue Reading Here