Berita Memo dan Berita Memorandum Update Tiap Saat , Membagi Empat Kanal
Berita Memo dan berita Memorandum, selalu update rutin setiap saat. Untuk pertama kali online, empat kategori penting yang akan menjadi prioritas Portal Memo, diantaranya adalah Kewirausahaan, Teknologi Digital , Kuliner dan Memo News atau Berita Memo. Keempat kanal itu menjadi kanal yang berbada dengan bentuk sub domain di domain utama Memo.co.id.
Mengapa empat kanal ? Bagi Portal Berita Memo, keempat kanal tersebut akan memberikan warna tersendiri bagi netizen atau khalayak dunia maya. Pasalnya, keempat kategori sengaja dipilih tim reddaksi berita Memorandum, untuk mencitrakan sebagai brand
Memo sendiri. Memo tidak saja memberikan informasi, namun juga solusi, khususnya pelaku usaha baru. The New Entreprenur, Pekerja sambilan, Pekerja anak kantoran, pewirausaha muda. Adalah segmen yang disasar pembaca Memo.
Mereka rata rata berada di usia antara 25 - 35 tahun. Usia dimana mereka masuk dalam kategori kaum millenal yang berada dalam tahap pencarian kati diri, sebagai profesional dan pemburu jop karier. Era millenal, sedikit banyak memberi pilihan pada akan muda kaum millenal untuk bekerja di sektor non formal berbasis teknologi digital. Meski diakui, diantara mereka juga banyak yang masih memilih pekerja kantoran, sebagai solusi untuk mengembangkan diri.
Kanal pertama, yang memang menjadi ciri khas portal berita adalah Produk Informasi berupa berita. Berita Memo - sebagian menyebut berita memorandum , menyajikan fakta dibidang politik, hukum dan kriminal, serta bisnis dan intertain. Informasi jenis ini tentu saja, menjadi santapan setiap hari semua orang di berbagai lapisan.
Yang menjadi pembeda di Berita Memo dan Berita Memorandum, adalah memberikan akses membership untuk menerima informasi yang lengkap dan
komprehensip dalam satu tema dan sebuah isyu.
Kanal kedua adalah Kuliner. Kanal ini, fokus pada bisnis usaha kecil dibidang kuliner. Bisnis kuliner tetap menjamur, meskipun kondisi ekonomi kurang membahagiakan. Meski sebagian kalangan menyebut ekonomi di Indonesia sulit, namun, bisnis kuliner tetap bertahan. Bahkan, para pedagang kaki lima masih merasakan omset dan menjadi cashflow, dibanding dengan pelaku bisnis lainnya.
Ketiga adalah kanal kewirausahaan. Kanal ini banyak memberikan informasi kewirausahaan, kemandirian, motivasi dan inspirasi serta membangun kepercayaan diri. Tentu saja, infrmasi yang disajikan tidak bersifat goodnews saja, melainkan wawasan serta studicase dari para pelaku wirausahaan yang telah lesib dulu mendulang kesuksesan, daripada pendatang baru.
kempat adalah kanal Teknologi. Melalui kanal inilah, pembaca akan mendapat informasi segar tentang banyak hal mencakup teknologi informasi yang lebih banyak digunakan sebagai kalangan milenial untuk melakukan bisnis dan kegiatan positip lainnya. Pengenalan internet marketer dan bisnis netpreneur menjadi target bagi penyuka kanal ini.
Teknologi di kanal ini bukan teknologi pabrikan, melainkan teknologi informasi dan teknologi digital.