2024
Jangan terlalu baik. Dunia gak seramah rumah tempatmu melepas lelah
Fai_Ryy

@theartofmadeline

★
almost home

Product Placement
The Bowery Presents

izzy's playlists!
The Stonewall Inn
art blog(derogatory)
Today's Document
occasionally subtle

titsay
No title available
🪼
TVSTRANGERTHINGS
NASA
Stranger Things
Noah Kahan

No title available

Discoholic 🪩
seen from Argentina

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Russia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Denmark

seen from Myanmar (Burma)
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Germany
seen from Australia
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from United States

seen from Australia
@menantiangin
2024
Jangan terlalu baik. Dunia gak seramah rumah tempatmu melepas lelah
Kamu ingin aku jadi apa di hidupmu?
Jika tak tau, maka izinkan aku untuk pamit
Aku Capek
Tuhan, aku tak ingin berdo'a ringankan ujian kehidupan ini, tapi aku hanya ingin berdo'a tolong kuatkan hamba untuk melalui ujian ini. Jika ini adalah caraMu untuk menyelamatkan ku, semoga dia yang terbaik dan pertemukan kami dalam keadaan baik.
Aamiiin
Tuhan boleh aku pulang? Barangkali Kau rindu, tapi tak banyak amal yang ku punya. Tuhan, boleh Kau kuatkan aku? Boleh kah aku memohon padamu?
Apakah aku dimatamu menjadi seorang putri yang lupa, bahwa juga sebagai ratu?
Aku yang menjadi putri bagi ayahku. Ayah yang menguncir rambutku di waktunya sekolah. Atau terserahlah apa katamu.
Aku yang mulai membatu
Tuhan cukup baik. Memberikan pundak yang kuat agar kau tak terhempas. Tapi ternyata kau sendiri yang tak cukup. Bukan hanya terhempas, kau juga jatuh dan lenyap. Lalu bagaimana kau akan berdamai kini?
Demi Tuhan semesta alam yang telah memberikan jalan. Maafkan jika hambaMu pernah memilih jalan kelam. Terimakasih Tuhan karena kau masih merindukan dan memberi pelukan.
(Hanya) Perlu Bersatu
Dunia hari ini masih dengan pandemi. Indonesia pun tak absen akan hal itu.
Orang jalanan baru pun kini juga ikut tercipta. Entahlah, terkadang diri memandang picik atas keadaan mereka. Menganggap mereka mengada-ada akan keadaan kantong mereka. Dengan sigap pun Tuhan menegur lewat hati nurani. Hey jangan kau mulai sombong wahai hamba
Iya, memang kita tak bisa memukul rata atau bahkan menyamakan dengan kita. Setiap orang memiliki caranya. Setiap orang memiliki jalannya. Jika kita ingin membantu maka bantulah, urusan mereka memeliki kepentingan itu hanya urusan dia dengan Tuhannya. Begitu pun mungkin saat kita membantu negara owm.. atau yang lebih mampu dari kita. Niatkan saja untuk membantu lalu selebihnya biarkan mereka dengan Tuhan mereka.
Seberapa pun sakit yang kau rasa, hanya waktu yang bisa membuat mu terbiasa tanpa mengajarkan mu tuk melupa
hati mu cukup kuat tuk melangkah di lautan karang yang air lautnya sedang surut
Biar saja banyak yang menyukaimu, tapi asal kau selalu menyukaiku saja
jika rumahmu adalah aku
Sisi yang Lain
Bukan kah Tuhan kini telah mengabulkan apa yang telah lama kita keluhkan?
Lihatlah jalanan, yang selama ini ramai dalam waktu terakhir menjadi lengang bahkan saat kau berkendara sering kali kau hanya akan berteman bayangan
Lihatlah perkantoran, yang selama ini mungkin suatu waktu mengeluh akan penatnya jam kerja, kini mereka berkerja dari rumah
Lihatlah anak sekolah, yang dulu sering mengeluh akan sulit nya UN, kini telah terhapuskan
Tapi sadarkah kita?
Berapa banyak diantara kita yang mendapat rezeki saat jalanan itu ramai
Berapa banyak karyawan yang kini di rumahkan bahkan beberapa tanpa pesangon yang cukup
Berapa banyak dari anak sekolah yang sudah belajar dengan sungguh namun tak sedikit dari mereka yang kurang tangguh mental untuk menghadapi ujian
Beberapa berkata hey Indonesia ayo lock down, dan beberapa lain berkata jangan, karena bagi mereka lock down berarti kematian perlahan karena harus senyum kecut kepada anaknya yang kelaparan.
Beberapa yang lain berkata hey yang kaya ayo sedekah, yang alhamdulillahnya sebagiandari mereka tak segan untuk mengulurkan. Tapi akankah itu akan bertahan lama? bukankah mereka lama-lama akan berpikir tentang bagaimana mereka akan hidup jika ini lama?
Apapun itu Tuhan, Lekas sembuhkan bumi ini. Lekas berikan senyuman pada dunia. Maafkan kami yang sering menyepelekan. Tuhan.. segera usaikan
Aku Bilang Jangan
Hey kamu!! jangan tambah menghitam. Ya walau sebenarnya hitammu itu untuk memecah celengan rindu yang sudah mulai menyesakkan.
Hey kamu!! terimakasih sudah merelakan kulit mu terbakar sinar. Tapi kau seperti menabur sebuah kesejukan malam.
Hey kamu yang tersayang, Maaf bila aku selalu merepotkan. Merengek sana-sini memberi mu beban kehidupan.
Hey kamu, iya kamu yang membuatku jatuh gak ketulungan~hahahha
Setiap kaki tersandung bukan berarti kamu salah jalan, bisa jadi kita harus lebih pelan dan hati-hati supaya jalan kita jadi lebih lancar.
Anonim
Tajamuk
Kamu tau kan apa itu? hahha iya, dia sebuah kata kerja yang memerlukan skill dewa dengan meraup setiap butir untuk kehidupan raga. Tak peduli seberapa panas, pedas, asin yang dirasa. Semua akan ditahan walau rasa perih di tangan akibat luka masih menganga. Ajaib memang. Tapi itu yang membuat para pelakunya cinta bahkan rindu menggebu untuk mengulangnya.
(A)(K)(AM)U
Sebuah formulasi yang ajaib dari sebuah kata maaf dan terimakasih. Dari kata maaf kita belajar tentang menghargai orang lain sedang dari kata terimakasih kita belajar bagaimana seseorang memberi penghargaan pada kita. Sederhana memang, tapi baru kali ini aku menyadari betapa indah saling menghargai. Terima kasih kamu yang telah mengajari walau terkadang aku memberi sedikit formulasi tambah, yaitu tolong.
Pertemuan kita amatlah sederhana. Aku tersesat di keramaian dan kau menyapaku dari kerumunan.
Fiersa besari
Bila ada yang membuat menangis maka pasti akan ada yang membasuh air matanya. Bukan kah begitu ibu Pertiwi kan merasa. Hanya menunggu siapa yang menjadi penyebab lara dan pembasuhnya.
#indonesiaku#indonesiamu