HARI SUMPAH PEMUDA Ini adalah tentang hari sumpah pemuda yang coba dihidangkan dalam momentum hari pahlawan (10 November). Semoga chapter time-skip ini bisa membangunkan jiwa pahlawan-pahlawan berikutnya. Perayaan Hari Besar Nasional (PHBN) biasanya dilaksanakan di KBRI dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Begitupun pada tanggal 28 oktober ini, KBRI menyelenggarakan upacara memperingati hari bersejarah ini dengan melibatkan beberapa perwakilan mahasiswa untuk mengisi acara peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut. Diantaranya adalah sebagai pembaca teks UUD 1945, pembaca narasi Sumpah Pemuda dan pembaca do’a. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Yang dimaksud dengan "Sumpah Pemuda" adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada "tanah air Indonesia", "bangsa Indonesia", dan "bahasa Indonesia". Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap "perkumpulan kebangsaan Indonesia" dan agar "disiarkan dalam berbagai surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan". Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda yang menggunakan ejaan van Ophuysen. Pertama:Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.Kedoea:Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.Ketiga:Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. (في KBRI - Amman) https://www.instagram.com/p/B4r46NUnJyb/?igshid=19gsm1p6bs7kd













