Menjalani masa masa hamil saat koas memang pernah begitu saja terbesit dalam pikiran, tapi mengetahui dan menyadari bahwa diri ini akan hamil secepat ini sungguh luput dari perhitungan sebelumnya. Sama seperti rencana menikah di tahun 2017, namun tidak sama sekali menyangka akan menikah di bulan Januari 2017. Rasanya seperti mimpi.Yap, manusia hanya bisa berencana, tapi rencana Allah SWT itu yang terbaik.
Ingin curhat tentang kehamilan yang kini mulai memasuki trimester 3, terlebih sambil menjalani rutinitas ko-as dengan ke-riweuh-an nya yang masih sama seperti dulu. Ternyata beda yah hamil sama gak hamil, dan aku berusaha untuk menikmati itu. Dengan semangat yang masih membara, kadang suka kelupaan sama debay di perut, maafin Mami ya de...
Semisal pagi-pagi jam 6 udah semangat siap siap datang seminar jam 7, mandi pagi meskipun mual mual (permasalahan ibu hamil di pagi hari). Berangkat dari kosan pake tas ransel tp mulut udah gak enak, datang dan duduk di ruang seminar yang penuh sesak rasanya ingin keluar aja, tiba2 pusing liat orang banyak dan ngerasa sumpek sendiri, ditambah duduk terlalu lama bikin tulang ekor sakit, ingin berdiri dan jalan2 rasanya... Oh My God.. Apa yang terjadi pada diri ini?
Kemudian selesai seminar siap menghadapi pasien yang sudah janjian datang pagi dan siang. Semua plan tersusun rapi di hari itu. Tapi,,, baru aja pasien dateng dan buka mulut, rasanya mual sekali tak tertahankan, lalu tiba tiba lemes dan kepala kunang-kunang. Mulailah rasa malas ingin bobo segera menghampiri dan menyelimuti. Segera saja pasien siang dibatalkan karena memang sudah tidak kuat lagi berdiri dan berkeliaran di rumah sakit. Oh My God... Apa yang terjadi pada diri ini?
Seringnya Aku masih aja belum bisa menerima perubahan diri. Masih ngerasa kuat padahal sekarang apa-apa sudah ditanggung berdua. Lelah, lapar, emosi dan segala macamnya pasti debay diperut juga ikut merasakan.
“De, maafin Mami yang masih suka memporsir diri..
Maafin ya suka dibawa cape lahir batin dengan dunia per-koas-an
Maafin ya suka dibawa stress juga sama pekerjaan-pekerjaan yang ingin segera diselesaikan
Maafin ya suka dibawa naik turun tangga dan banyak jalan meski belum waktunya
Maafin ya Mami masih egois gak pilih2 makanan yang bagus, soalnya udah stress sama kegiatan sehari hari jadi apapun yang mau dimakan langsung dimakan, semoga debay juga suka apapun ya...
Makasih sudah menemani hari-hari Mami di kosan, meskipun gak setiap hari didampingin sama Papi. Bukannya Papi ga perhatian, tapi ini semua keputusan Mami yang masih pengen melanjutkan kuliah meski harus hidup jauh-jauhan.
Semoga debay kuat dan bisa jadi penguat Papi dan Mami.”
(c) Hanifah Fauziyah, 14/11/2017, ibu hamil 29 minggu