Mencintai dalam diam
Memaafkan dalam luka
Bertahan untuk mencapai keikhlasan
Three Goblin Art

祝日 / Permanent Vacation
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Not today Justin
will byers stan first human second

ellievsbear
YOU ARE THE REASON

JVL
tumblr dot com
Sweet Seals For You, Always

⁂
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
hello vonnie
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

izzy's playlists!
taylor price

★
occasionally subtle
Cosmic Funnies

seen from Argentina

seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Indonesia
seen from United States

seen from United States
seen from Romania

seen from United Kingdom
seen from Switzerland
@novemberia16
Mencintai dalam diam
Memaafkan dalam luka
Bertahan untuk mencapai keikhlasan
…..
Ternyata kamu bisa beratahan sejauh ini menjadi manusia lebih baik dan menjalani sekolah dengan baik 💪🏻💪🏻💪🏻
Apakah kerikilmu sudah hilang?
Ntah apa ini rasany
Cerpen : Karena Sebenarnya Aku Tak Mudah
Sebelum terlalu dekat. Aku selalu memberi jarak, semua itu terjadi begitu saja. Seolah alam bawah sadarku ingin mengatakan dengan lantang kepadamu bahwa dekat denganku, takkan semudah impianmu. Hidupku terlalu rumit untuk kamu jelajahi. Pikiranku terlalu gelap untuk kamu terangi. Sesuatu yang mungkin kamu sangka bisa kamu upayakan, sudah kulakukan 1000x untuk diriku sendiri sebelumnya. Hal yang kamu pikir bisa kamu ubah, sudah kucoba berkali-kali tanpa hasil apa-apa.
Kamu bermimpi tentang masa depan yang indah dengan tujuan-tujuanmu. Sementara aku bermimpi untuk bisa hidup dengan tenang, sudah cukup. Aku tak memerlukan gemerlap dunia, aku membutuhkan kesunyiannya. Orang-orang yang mengenal keberadaanku, tak mengetahuiku.
Sementara kamu berkali-kali menawarkanku agar menjadi duniamu. Padahal aku sadar, niat baik saja takkan cukup untuk membuatmu bertahan hidup di sana. Ada garis batas yang seharusnya tidak kamu lalui. Dan aku memang tak membiarkan siapapun melaluinya.
Aku dengan diriku ini sebenarnya tidak mudah. Tapi, kamu terlalu percaya diri bisa mengendalikan segala hal. Bisa mengubah segala sesuatu. Dan terlalu yakin dengan keinginanmu.
Aku sudah melewati hal seperti ini berkali-kali. Aku tidak peduli jika ternyata aku menarik hati, aku tak pernah dengan sengaja melakukannya. Aku hanya ingin hidupku tak terusik. Aku menjalaninya begitu sulit, latar belakangku terlalu rumit, perjalanan ke depan pun masih akan banyak sekali yang mengungkit. Aku tak ingin membawa siapapun dalam kerumitannya.
Membayangkan aku harus turut memikirkan perasaan dan niatmu sepanjang jalan, seperti menggenggam rapuh kepercayaan.
Sebenarnya aku tidak mudah, aku tidak suka kamu menggampangkannya. ......... (c)kurniawangunadi
Sepertinya waktu untuk berduka di sela jaga dan ilmiah ini berat 🙃🙃
Masih sesak dada ini mbah
Menasihati Diri Sendiri
Kehidupan dunia itu kalau dikejar, melelahkan, dan tidak akan ada ujungnya.
Kamu boleh berhenti, tapi setelah mencoba melakukan semua hal yang bisa kamu kendalikan.
Masalah itu pasti akan terus menerus ada, di tahapan hidup manapun, di siapapun. Jadi, banyak-banyaklah belajar dari orang lain yang telah melewati masalah-masalah yang sedang dihadapi. Biar nggak stuck.
Nggak perlu ngurusin orang yang banyak drama.
Rezeki itu dari Allah, bukan dari manusia, bukan dari tempat kerja. Jadi, nggak usah takut buat ngambil keputusan besar kalau di kerjaan itu udah nggak lagi sejalan sama nilai-nilai yang kamu pegang.
Belajarlah untuk bertabayun, karena kamu pernah di fase hanya mendengarkan satu persektif seseorang dan kamu percaya, tapi akhirnya kamu sadar bahwa orang yang kamu dengarkan itulah yang sedang bermasalah hidupnya. Jangan telan mentah-mentah apa kata orang lain tentang seseorang sampai kamu menemukan buktinya.
Kalau kamu lagi buntu sama jalan yang diambil, itu bukan karena jalannya memang buntu, tapi kita kadang nggak sadar kalau sebenarnya kitalah yang bertugas untuk membuka jalan itu. Karena tujuanmu memang harus menempuh jalan yang belum pernah ada. Jadi, jangan dulu menyerah! Kamu ingin menasihati apa untuk dirimu sendiri?
Masih belum bisa mencernaaaa situasi ini
Terlalu dalam rasa kehilangan ini karena sosoknya yang menjagaku dari aku lahir sampai skrg ini
Terimakasih atas segala jasa sayang kasih yg diberikan kepada kami
Kami bangga punya mbah 🙏🏻🖤🥀
Mbahhh kuat yaaaaa 🙏🏻
Cape yah
#ppdslife
Tulisan Ramadan #20 : Keluarga
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ ٦
Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS At Tahrim : 6)
Menyambung dari episode #19 sebelumnya. Selain menjaga dari harta dan transaksi yang haram agar tidak dikonsumsi, kita harus benar-benar bisa menjaga keluarga kita dari api neraka.
Dimulai dengan memilih pasangan hidup yang baik. Parameter memilihnya mungkin bisa dibuat dengan lebih bijaksana, seperti ia adalah sosok yang kamu OK kalau dia jadi ayah/ibu dari anak-anakmu. Kamu bersedia menerima nasihat / arahan dengan caranya. Kamu ridha sama agamanya. Dan sebagainya. Memilih pasangan hidup yang baik adalah salah satu gerbang untuk menjaga keluarga kita dari api neraka. Karena pasangan hidup akan memiliki pengaruh yang amat besar dalam kehidupan seseorang.
Selanjutnya dengan membekali diri belajar parenting yang baik dalam mendidik anak-anak. Agar anak-anak bisa tumbuh dengan baik di keluarga kita.
Membekali diri dengan berbagai macam ilmu kehidupan, baik itu ilmu agama maupun ilmu dunia. Agar sepanjang menjalani kehidupan berkeluarga, kita tidak terjerumus pada hal-hal yang haram karena ketidaktahuan dan kebodohan. Dan kebodohan itu membuat kita menjadi orang yang arogan, tidak bersedia menerima kebenaran. Dan ketidaktahuan itu membuat kita tersesat jauh dan merasa semuanya benar padahal salah total.
Menjaga keluarga dari api neraka adalah salah satu tujuan dari berumah tangga, memastikan setiap anggota keluarga bisa berjalan dalam koridor yang baik agar bisa berkumpul kembali nanti di surga-Nya Allah atas ridhaNya.
Bila ada yang mesti setara dalam sebuah hubungan maka itu adalah keimanan, ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah Ta'ala. Karena hanya dengan itu saja kita bisa melewati segala ujian di dunia dan selamat sampai di surga.
Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS. Ath-Thur: 21)
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)