Fire
Katanya, tak semua api harus dibiarkan menyala; ada yang harus dikecilkan, disimpan di balik abu, supaya ruangan tetap terasa tenang. Jadi aku belajar menjadi laut yang menahan badai di dasar, menjadi langit yang menyimpan petir tanpa suara. Dari luar mungkin terlihat tenang, padahal ada banyak gelombang yang sengaja tidak kubiarkan pecah.
Aneh rasanya ketika diam dianggap tak berdaya, ketika menahan diri dibaca sebagai kelemahan. Padahal tidak semua yang tidak melawan berarti kalah; kadang seseorang hanya sedang menjaga agar tak ada yang ikut terbakar. Tapi terlalu lama mengecilkan nyala juga melelahkan. Sesekali aku cuma rindu jadi rumah bagi diriku sendiri, tanpa harus terus meredupkan cahaya agar orang lain merasa nyaman.















