I hade made the bad decision.
Semoga bis jadi pelajaran berharga untuk diriku yang makin dewasa.
NASA
🩵 avery cochrane 🩵
Today's Document

tannertan36
Xuebing Du
sheepfilms

Product Placement

if i look back, i am lost
we're not kids anymore.
Show & Tell
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Keni
No title available

blake kathryn
Mike Driver
I'd rather be in outer space 🛸
$LAYYYTER

Discoholic 🪩

pixel skylines

Andulka

seen from Argentina
seen from Poland
seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from Peru

seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Poland
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from Japan
seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Ireland

seen from Germany

seen from Germany

seen from Türkiye

seen from United Kingdom
@our-dayandnight
I hade made the bad decision.
Semoga bis jadi pelajaran berharga untuk diriku yang makin dewasa.
Alhamdulillah hari ini aku bisa paling awal ke masjid untuk sholat jumat.
Satu langkah hebat lagi hari ini, semoga imanku kian membaik. Aku rindu diriku yang begitu saleh beberapa tahun silam.
Kemarin malam aku berhasil melewati malam briefing EE 22.
Sbnrnya masih berat aku melalui rasa sakit yg pernah kurasakan tahun lalu. Membayangkan diriku tahun lalu sj di posisi panitia saat ini membuatku muak dan histeris.
Kemarin dengan bermodal nekat aku mencoba memberanikan diri. Saat itu sebisa mungkin aku berusaha agar pikiranku tidak nakal membayangkan hal yng tidak perlu kupikir. Aku masih sj gemetar, tapi setelah melalui malm itu aku berhasil satu langkah lagi mendewasakan diriku.
I'v done the great action
Akhirnya aku sdar, bahwa hsrat ingin berubah tidak bisa hanya dilakukan olehku. Aku membutuhkan Allah sebagai pelindungku
Being gay is not your JATI DIRI
It's about perception yang kamu tanamkan terus menerus dalam pikiranmu.
Change your opinion, be the best.
Akhir2 ini aku cukup banyak belajar lewat drama ataupun film. Seakan2 semesta sedang mendukung diriku untuk berubah lebih baik ditengah diriku yg kian mundur kebelakang.
Aku baru sj menyelesaikan live action pinochio. Betapa luar biasanya cinta dan keajaiban berpadu. Tapi aku bukan berfokus pada keajaibannya. Aku malah teralihkan ke makhluk2 fantasi disana yang berlakon spt manusia. Yap seperti manusia. Mereka berlakon seolah manusia yang berkelas. Memakai kostum pada masanya disertai attitude yang mumpuni. Aku jadi kepikiran banyak hal. Apalagi soal berubah menjadi dewasa. Dewasa tidak seinstan pikiranku. Aku tidak perlu berharap waktu yang akan menuntunku, aku perlu diriku juga yang menuntunku. Kendali ada padaku. Kini waktunya bertindak dan mendominasi kemajuan diri ini.
Aku baru saja menyelesaikan drama Our Beloved Summer satu hari yang lalu. Poin penting yg membekas adalah dalam bertindak harus memperhatikan tindakan dan tutur kata.
Wajar kalau kita merasa malu setelah bertemu seseorang krn tindakan dan ucapan. Jujur aku pernah terbebani dengan poin ini. Sampe membuat sakit sampe ke ubun2. Aku sangat malu.
Setelah ini aku harus bisa berkepala dingin. Memikirkan apa yg kulakukan dengan baik. Aku tak mau lagi mempermalukan diriku oleh diriku sendiri.
Tuhan hari ini baik sekali. Dia mampu menutup lukaku. Aku sempat merasakan luka2ku mencoba untuk keluar, tapi Allah dengan segala kuasanya mencoba menutup erat lukaku dan bisa melalui semua kepahitan yg harus ku lewati hari ini.
Memperbaiki jadwal tdur yg kacau.
Alhamdulillah hari ini sudah tidur lebih awal dan bangun lebih awal.
Aku tahu tahun lalu lebih berat dari tahun ini. Hanya saja tahun ini lebih berat tantangannya. Aku harus berpacu lebih banyak menggunakan otak dan logika. Apalagi kebanyakan rasa benci yang selalu menggorogoti
Again saya kembali tidur di waktu yg kurang bagus. Efek manajemen waktu yah, dan aku memang terlalu bersemangat di malam hari. Akhirnya aku memilih malam untuk beraktifitas yg ku tunda di pagi hari. Hanya saja bawaan tidur ada, yg jadi buatku malas2.
Tidak lama lagi orang2 rumah akan bangun dan segala kebisingan akan dimulai.
Tiba2 aku kepikiran, kenapa tidak ada saling menghargai. Padahal kalau mereka tidur lebih awal aku tidak pernah bising. Aku memantau bunyi2 bahkan cahaya.
Seandainya aku lebih terpandang sedikit di rumah ini.
Seaandainya aku punya lebih banyak uang untuk beli rumah.
Manajemen waktuku masih saja jelek.
Memulai hari di pagi hari terlalu berat untukku. Aku kebanyakan menguap. Toleransi2 malah membuatku kendor dalam waktu.
Apalagi soal prioritas proposal. Kayaknya fake saya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk kerja. Waktu yg banyak ku habiskan malah tidak menbuahkan hasil. Mungkin masih kurang banyak usahaku. Besok lebih besar lagi usahanya. Prioritasnya ditingkatkan.
Semesta sepertinya sedang tidak bercanda dengan kisahku. Aku begitu takjub dengan pertemuan ini. Pertemuan yang membuatku semakin melangkah maju kedepan. Merajut mimpi bersama dalam lingkaran yang mencoba mekar.
Hari ini satu langkah mimpi berhasil terlaksanakan. Mimpi-mimpi itu semakin jelas. Bersama kita lalui. Menjadi hebat, menjadi sumbangsih untuk negeri ini.
Aku tidak tahu masa depan yang menanti di persimpangan jalan sana. Yang aku tahu aku harus menyambutnya dengan optimis.
Sekarang sudah pukul 5.44 sore. Langit semakin kemerahan. Aku masih berkutik dengan layar ponselku, merangkai kata menjadi sebuah jejak. Merangkai kata bersama tim yang selalu bisa aku andalkan.
Sore yang semakin menawan membuatku semakin terinspirasi dengan banyak kisah. Aku masih ingat ada beberapa momen yang ku tinggalkan bersama senja. Kisah yang membuatku _deg_ memikirkannya. Tapi aku tak ingin larut begitu lama. Aku sudah begitu terpukul dengan beberapa kisah. Sebisa mungkin aku akan terus melangkah kedepan.
Dunia terlalu ruwet untuk selalu diajak bercanda.
Dunia terlalu kejam untuk selalu mengharapkan kebahagiaan
Makasih sudah bersabar hari ini. Terus berproses.
Aku paling benci perubahan nada suara dan ekspresi ketika orang berbicara.