Bikin lagu mendadak, seperti daripada gak ada kerjaan, atau gimana.Â
No title available

blake kathryn
No title available
No title available

pixel skylines
Jules of Nature
I'd rather be in outer space 🛸
Mike Driver
untitled
Sade Olutola
Keni
Show & Tell
Cosimo Galluzzi

shark vs the universe
Misplaced Lens Cap

Jar Jar Binks Fan Club
Xuebing Du

PR's Tumblrdome
Claire Keane
cherry valley forever
seen from Greece

seen from India

seen from United States

seen from Argentina
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from France

seen from Russia

seen from United States

seen from TĂĽrkiye
@pidi-baiq
Bikin lagu mendadak, seperti daripada gak ada kerjaan, atau gimana.Â
Doa bersama Imam Besar The Panasdalam
Aku adalah Imigran dari Sorga, yang diselundupkan ke bumi oleh ayahku di Kamar Pengantin. Meskipun tidak bisa kuketahui dengan pasti, tetapi bisa aku bayangkan bagaimana ayah tegang dan harus, demi agar bisa memenuhi tujuannya.Â
Semua itu tentunya butuh gairah dan juga stamina, sampai ayahku berkeringat di tempat tersembunyi, atau bahkan mungkin gelap, karena jangan sampai ada orang yang melihat.Â
Ayahku tidak bekerja sendirian, ini adalah tentang kesepakatan kerjasama, dia dibantu oleh ibuku melalui saling pengertian, ketulusan dan niat baik. Dengan integritas dirinya, mencoba menjadi yang terbaik yang dia bisa.Â
Tugas ibuku adalah menyimpan hasil selundupan ayahku di satu tempat yang kuat dan menawan, bahwa dengan caranya yang baik dan mencoba melakukan apa-apa, ibuku juga menghendaki diriku, sampai aku benar-benar mencintai dan dicintai oleh mereka, untuk sebuah hubungan jangka panjang. Â Â
(Pidi Baiq)
Seneng kalau sudah sama anak SMA yang stress :)))Â
Diundang kawan guru untuk nyanyi di depan siswa-siswanya yang mau menghadapi ujian nasional, katanya biar gak kesurupan, hasilnya malah lebih dari itu. Huh!
Bersama Akademi Berbagi, mengunjungi kawan-kawan Bantar Gebang. Karena mereka adalah juga kita. Satu, sama saja. Jika kita tidak berbagi bersama dengan mereka, maka tak ada lain kita ini adalah sampah”
Kemudian bikin lagu. Itu, bagiku, saat-saat yang sangat menyenangkan "Bagaimana kalau kita bikin lagu?", kutanya "Mauuuuu!!!!" "Lagu buat kamu! Lagu buat kamu!" "Mauuuuu!!!!" "Kami Anak Bantar Gebang"Â
Kami anak-anak Bantar Gebang
Satu selalu, kasih sayang
Bisa senang, bisa menang
Bisa renang, bisa sayang
Bisa terbang, bisa kayang
Selamanya
SABAB MUSABAB TERCIPTANYA LAGU “KOPRAL JONO” THE PANASDALAM BANK
SABAB MUSABAB terciptanya Lagu “KOPRAL JONO” The Panasdalam Bank
Ini diawali oleh karena ada si Fufus di dunia. Dia adalah kawan saya yang suka seenaknya mengubah kemasan penampilan dirinya. Tahun 1999, dia menjumpai saya di sebuah rumah yang ada di jalan Cipaganti, Bandung.Â
Dia datang memakai pakaian seragam tentara dan bilang bahwa dirinya adalah:”Kopral Jono”. Itu bukan cuma pakaian, ia betul-betul tentara di dalam sikap dan perbuatannya, di dalam ucap dan perkataannya. Total! Dan itulah Fufus.
“Kenapa jadi tentara?”
“Gak tau tuh. Nyaman aja”
“Tentara gadungan”
“Ya, saya kan enggak menyalahgunakan”
“Oke”
Setelah itu, saya jarang bertemu lagi dengannya. Mungkin karena dia sibuk oleh banyak hal yang harus dia selesaikan.Â
Empat bulan kemudian, dia datang lagi, menemui saya, tapi sudah tidak lagi menjadi seorang “tentara”, sudah tidak lagi menjadi Kopral Jono, melainkan menjadi seorang Waria. Saya terkejut. Asli, saya terkejut. Dia memakai pakaian wanita dan wig. Caranya bicara, ia paksakan supaya bisa terdengar seperti suara wanita.Â
“Kok, jadi Waria, Fus?”
“Dikutuk”
“Ah, dikutuk gimana?”
“Aku bencong terkutuk”
“Bencong terkutuk gimana”
“Kata tetangga saya, aku bencong terkutuk”
“Kenapa jadi bencong?”
“Hidup ini pencarian”
“Ya, Allah, lindungilah aku dari si Fufus”
“Ha ha ha”
Dan, Fufus bukan mitos. Dia benar-benar nyata. Dia benar-benar ada di dunia. Bukan cuma saya yang tahu kebiasaan si Fufus itu. Semua kawan-kawannya sering membicarakan soal dia. Sekarang, saya tidak tahu di mana Fufus, tetapi saya bisa mengenangnya dengan mendengarkan lagu tentang dia yang saya bikin tahun 1999:
KOPRAL JONO”
Wanita se-kodya Bandung punya sainganÂ
semenjak Jono jadi bencong
Jono yang dulu kopral kini sudah bukanÂ
tapi bencong terkutuk
REFF
    Jika bicara seperti desir angin. Bibirnya basah kuyup
    Jika berjalan seperti tanpa tulang. Si bencong tulang lunak
    Ya Allah, lindungilah kami dari bencong terkutukÂ
    (maksudku si Fufus)
    Ya Bencong, lindungilah kami dari Jono terkutukÂ
    (Maksudku, wahai kaum Waria, lindungi aku dr Waria macam si Fufus itu)
    Ya Jono, lindungilah kami dari Kopral terkutukÂ
    (Maksudku, Kopral macam si Fufus itu)
    Ya, Kopral, lindungilah kami dari saling mengutuk!!
Sabab Musabab terciptanya lagu “CITA-CITAKU” The Panasdalam Bank
Saya mau nulis tentang sabab musabab munculnya lagu “CITA-CITAKU” dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh jin dan manusia.
Lagu “CITA-CITAKU” saya bikin setelah saya bertemu dengan dia tahun 2003 di sebuah rumah yang ada di jalan Ciliwung. Dia adalah kawan lamaku, dikenal sebagai seorang Ladyboy atau Waria. Malam itu aku ngobrol dengannya setelah lama tidak berjumpa.Â
Di tengah obrolan, dia bilang bahwa dia merasa terjebak oleh dirinya yang terlahir sebagai seorang laki-laki. Padahal dia ingin menjadi seorang perempuan. Jika kemudian dia mengubah dirinya menjadi seorang waria, itu karena sebelum dilahirkan dia tidak bisa memilih jenis kelamin.Â
“Sifat dan jiwa keperempuanku, naluriku yang perempuan, terjebak di dalam tubuh laki-laki”, katanya. Itu sesak luar biasa. Selalu ada dorongan ingin berontak, tetapi dia merasa tidak berdaya.Â
“Padahal aku ingin jadi Polwan”, katanya tersenyum, tetapi aku merasa apa yang dikatakannya itu serius dan memang. Dia suka seneng setiap kalau melihat ada Polwan. “Cantik dan elegan. Gemes”.
“Kalau aku suka cowok, jangan nuduh yang bukan-bukan. Aku mau ke laki-laki itu karena naluriku adalah seorang perempuan. Aku tuh inginnya Lesbi, bukan homoseks. Mereka pikir aku mau jadi gini? Mereka itu bisanya cuma asal nilai.”, katanya lagi
“Hmm”
“Sebenernya aku ingin jadi perempuan yang normal, yang mencintai dan dicintai oleh laki-laki”, katanya. “Menikah, punya anak”
“Iya. Apa pandanganmu tentang laki-laki?”, kutanya dia
“Laki-laki itu, apa ya, nafsu. Cintanya nafsu”, jawab dia dan ketawa
“Maksudnya?”
“Ya, tinggal lihat aurat aja, langsung berjuang buat ngedapetinnya”
“Ha ha ha ha. Kalau perempuan?”
“Cinta perempuan itu suci. Pake perasaan”
“Aku laki-laki yang kamu gambarin bukan?”
“Samalah kamu juga”, jawab dia ketawa.
“Ha ha ha. Enak banget jadi perempuan ya? Tinggal buka aurat, laki-laki klepekan”
“Kalau Cinta perempuan itu lebih karena perasaan. Suci. Gak rendahan kayak cowok. Tau Siti Nurbaya kan?”
“Tau”
“Biar si Datuk Maringgih itu orang kaya, kalau gak cinta, ya gak akan cinta”
“Oh gitu ya?”
“Dia lebih milih si Bahri kan? Biar gak sekaya si Datuk Maringgih, kalau udah cinta, ya cinta”, katanya
“Hmmm. Aku jadi suka perempuan”
“Ha ha ha”
“Teruslah berjuang”
“Berjuang apa?”. dia nanya
“Kau tetap harus hidup kan?”
“Iya sih”
Setelah selesai ngobrol, saya ajak dia untuk makan di warung Bu Ahmad. Itu adalah warung makan yang ada di daerah jalan Dipatiukur, Bandung. Kawan-kawan mahasiswa UNPAD, jaman dulu, suka pada makan di sana, karena harganya relatif murah.Â
Setelah dia pulang. Aku ambil gitar dan bikin lagu, yang kemudian kuberi judul;: “CITA-CITAKU”. Dan, ini syairnya:
Cita-citaku ingin menjadi Polwan, mana mungkin aku hanya lelaki
Oh Tuhan, Tolong hambamu, terlahir sebagai seorang lelaki
Cita-citaku ingin jadi Bu Ahmad, mana mungkin aku hanya lelaki
Oh, ibu, jangan paksa aku, ini bukan jaman Siti Nurbaya
   REFF
   Sedih hatiku sedih terlahir sebagai seorang lelaki
   Oh Tuhan, tolong hambamu, terlahir sebagai seorang lelaki
   Oh, ibu, jangan paksa aku, ini bukan jaman Siti Nurbaya”
"Seandainya, aku boleh memilih sebelum dilahirkan. Betapa enak menjadi perempuan, tinggal membuka aurat, lelaki bekerja keras untuk mendapatkannya”
Cita-citaku ingin menjadi Tomboy, mana mungkin aku hanya lelaki
Oh Tuhan, tolong hambamu, aku tak sudi jadi Telaki Tomboy
Cita-citaku ingin jadi Lesbian, mana mungkin aku hanya lelaki
Oh, Ibu, jangan paksa aku, aku tak sudi menjadi Homoseks”
���C�