IRIGASI MENJADI LANCAR DENGAN POMPA JET 850 //sleman yogyakarta
Ternak telur jangkrik adalah langkah awal yang penting untuk budidaya jangkrik secara keseluruhan. Berikut adalah langkah-langkah untuk ternak telur jangkrik:
1. Pemilihan Indukan Jangkrik
Pilih indukan yang sehat: Indukan jangkrik harus aktif dan memiliki tubuh yang kuat. Pilih jangkrik dengan ukuran tubuh besar dan antena yang utuh.
Perbandingan jantan dan betina: Idealnya, perbandingan antara jangkrik jantan dan betina adalah 1:10, di mana satu jantan untuk sepuluh betina.
2. Persiapan Kandang
Bahan kandang: Gunakan bahan seperti kardus, triplek, atau kontainer plastik besar. Buat lubang ventilasi yang cukup, tetapi pastikan jangkrik tidak bisa keluar.
Tempat bertelur: Siapkan wadah kecil berisi tanah lembab atau pasir sebagai tempat jangkrik betina untuk bertelur. Tanah atau pasir harus dalam keadaan lembab, tetapi tidak terlalu basah.
3. Pakan Jangkrik Indukan
Pakan utama: Berikan sayuran segar seperti daun pepaya, kubis, atau jagung muda, dan juga makanan kering seperti pelet ikan.
Air: Sediakan air dalam bentuk kapas basah atau spons agar jangkrik tidak tenggelam.
4. Proses Bertelur
Jangkrik betina akan mulai bertelur setelah berumur 10–15 hari. Telur akan ditanam di dalam tanah atau pasir lembab yang disediakan.
Telur jangkrik biasanya akan menetas dalam waktu 7-10 hari tergantung suhu dan kelembapan.
5. Pemeliharaan Telur
Pemindahan telur: Setelah 5–7 hari, pindahkan wadah tanah atau pasir yang berisi telur ke tempat penetasan yang terpisah.
Jaga kelembapan: Pastikan tanah tetap lembab selama masa penetasan. Kelembapan yang ideal berkisar antara 70–80%. Hindari sinar matahari langsung agar suhu tetap stabil.
Suhu ideal: Suhu ideal untuk penetasan telur jangkrik adalah sekitar 25–30°C.
6. Penetasan dan Perawatan Anakan
Setelah telur menetas, pindahkan anakan jangkrik ke kandang khusus dengan ventilasi yang baik.
Berikan makanan yang mudah dicerna untuk anakan jangkrik seperti dedak halus atau sayuran yang sudah dihaluskan.
7. Manajemen Kebersihan
Bersihkan kandang secara rutin: Jaga kebersihan kandang dari sisa-sisa makanan dan kotoran agar tidak mengundang penyakit.
Pengendalian hama: Hindari semut atau hama lain yang dapat merusak telur jangkrik.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa memulai usaha ternak telur jangkrik dengan baik.








