Kita menjadi kawan bukan karna kita pernah tertawa bersama, tapi karna kita pernah saling menguatkan disaat keadaan memaksa kita mengeluarkan air mata.
No title available
Cosimo Galluzzi
Claire Keane

PR's Tumblrdome
art blog(derogatory)
Misplaced Lens Cap
Show & Tell
𓃗
ojovivo
No title available
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
NASA

titsay
Keni

pixel skylines

❣ Chile in a Photography ❣
I'd rather be in outer space 🛸
RMH

@theartofmadeline
🪼
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Bangladesh
seen from Indonesia
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Singapore

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Morocco

seen from Martinique

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from United States
@pratamakenzo
Kita menjadi kawan bukan karna kita pernah tertawa bersama, tapi karna kita pernah saling menguatkan disaat keadaan memaksa kita mengeluarkan air mata.
Membiru aku merindukanmu.
Ketika rinduku tak lagi bisa bermuara, semoga setiap doa doaku bisa menjadi selimutmu disana.
Damailah disana, yah.
Mati hanya sekali, jadi bijaklah diperjalanan hidupmu. temukan bahagiamu dan bahagiakan mereka yang menyayangimu.
Jarak; ketika kau dan aku memilih diam dan berpura pura semuanya baik baik saja.
Bila kau tak menyerah, aku pun akan selalu tabah.
Pagi Nay...
Kau takkan diingat dari apa yang kau punya. Kau akan diingat dari apa yang kau beri pada dunia.
Fiersa Besari
asal tak memaksa, apalagi merasa paling benar. kau perlu lebih dari sekedar bijak!
(via hujanmimpi)
Jadi berbicaralah sekadarnya, karna diluar sana banyak orang orang hebat yang akan membuatmu ternganga.
Perjamuan
Diujung senja kuadakan perjamuan luka Berhidangkan doa doa dan lagu lara Tak usah kau cemaskan nona Aku baik baik saja Ada hening yang menjaga Ada semesta yang mengajakku tertawa
Thank you Johan
Aku ditertawakan senja, tapi aku bisa apa; hanya hening yang kupunya.
Sejauh mana kau sudah melangkah, nay?
Aku melepasmu, tapi dikedalaman hatiku, kusisakan sedikitmu disitu.
Kita tak harus bertukar peran untuk bisa saling memahami. Karna cinta yang baik itu mendewasakan; membawa kita bertumbuh dan belajar tanpa paksaan.
Karna cinta yang tak lagi mengenal penerimaan hanya akan menimbulkan kekecewaan.
Kau tahu nay? Semakin aku berusaha melupakanmu, semakin bergairah semesta bergurau denganku.
Beri aku jeda nay, masih terlalu pagi untuk membuatku rindu.
Setelah denganmu, aku tak lagi menyukai hujan nay. Setiap butir butirnya menjadi serupa jarum yang menyakitiku.
Pagi ini hujan nay. Aku merindukanmu.
Kau tak terganti, meski setelahmu berulangkali aku jatuh hati.
Hening
Malam ini hening Tak ada nyanyian malam kudus Tegukan terakhir menambah sunyi Tuang lagi kawan Dan biarkan aku tenggelam dikeheningan yang paling dalam
Kau Abadi
Dipertemuan itu kubisikkan sebaris puisi; Kau Abadi, Kau hidup diingatan kami. Ayahku tersenyum, kemudian aku terbangun dari mimpi.