Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. Amsal 27:17
Kita butuh orang-orang yang tidak suka kita atau yang tidak kita suka untuk menajamkan kita. Karena melalui mereka kita akan didewasakan. Kenyataannya adalah banyak dari kita yang selalu menganggap diri kita terlalu benar ketika kita tidak disukai orang lain atau sebaliknya. Ini yang perlu kita ubah, jangan menjadi sombong. No body is perfect. Yang sempurna hanyalah Yesus yang sudah menyatakan kasihNya diatas kayu salib untuk kita.
Lalu kita tidak sempurna dong? Jawabannya adalah, kita belum sempurna. Makanya kita butuh Yesus untuk selalu menyempurnakan keadaan kita supaya menjadi seperti DIA.
Tapi, ini yang perlu diingat.. Be perfect is not The Calling. Tetapi JADILAH DEWASA didalam Iman.
So, kenapa Tuhan hadirkan āmerekaā dihidup kita? Because They are for The Reason. Reasonnya adalah untuk mendewasakan kita.
Apa sih penyebab kita bisa sakit hati? Ya karena kita enggak bisa menjaga hati kita. Makanya ada lagu yang bilang begini āJagalah hati, jangan kau nodai.. Jagalah hati lentera hidup iniā hahaha selaras kan dengan firman yang mengatakan:
āJagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.ā Amsal 4:23
Terus bagaimana caranya kita bisa menjaga hati kita?
Caranya adalah dengan memilih orang-orang terbaik didalam hidup kita. Have a scanner! Jangan sembarangan membiarkan orang lain masuk didalam hidup kita begitu saja tanpa melalui proses.
Semua hubungan selalu dimulai dari Perkenalan, semua orang bebas berkenalan dengan kita. Kemana pun kita pergi dan melangkah pasti kita akan menemui orang-orang baru yang akan kita kenal.
Yang kedua adalah kontak, tidak semua orang yang telah kita temui lalu melakukan perkenalan bisa kontak kita. Pada dasarnya tidak semua dari mereka akan meminta contact person kita untuk melanjuti hubungan dengan kita, atau sebaliknya tidak semua dari mereka akan kita ijinkan untuk intens kontak dengan kita.
Yang ketiga adalah menjadi teman, yang kontak kita tadi tidak semua akan menjadi teman kita. Mungkin hanya beberapa dari mereka yang akan terus berlanjut berhubungan dengan kita untuk kedepannya.
Yang terakhir adalah yang paling dekat yaitu Persahabatan. Sahabat adalah orang yang mengenal kita, menerima kita, mengasihi kita apa adanya. Sekalipun dia tau bagian terburuk dari kita, dia akan tetap bersama kita. Maka pilihlah orang-orang terbaik yang akan masuk ke dalam bagian hidupmu. Harus menjadi apakah dia nanti, entah menjadi Pasangan hidupmu, Kaka Rohani mu, atau Sahabat yang setia mendengarkan dan menyaksikan kehidupanmu. Karena tidak semua orang dapat mengetahui kita, atau mencium kita dari dekat. Mereka harus melalui proses, yang pada akhirnya apakah mereka akan tetap menerima semua keburukan kita, apakah mereka akan tetap mengasihi kita dengan segala kekurangan atau keterbatasan kita, atau mereka akan menggunakan segala kekurangan kita menjadi senjata untuk menjatuhkan kita? JAGALAH HATIMU! Dengan cara memilih dengan bijak, dan bertanya pada Tuhan siapa yang layak untuk menjadi bagian hidupmu yang mampu mengetahui secara Real siapa dirimu.
āMasih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.ā Yohanes 16:12
Tuhan Yesus bilang ke murid-muridnya kalau ada banyak hal yang harus Tuhan katakan, tetapi tidak bisa dikatakan karena murid-muridnya belum dapat menanggungnya. Artinya TIDAK SEMUA ORANG DAPAT MENGHANDLE KEBENARAN. Ini adalah salah satu alasan kenapa Kebenaran harus ditahan.
And The Real Fact is No everyone can handle The Real you!
Enggak semua orang bisa bertumbuh bersama kita, kenyataannya Proses membawa kepada tantangan yang berbeda, dan respon yang menentukan segalanya. Jangan simpan orang-orang yang menghambat pertumbuhan rohani kita, lepaskan mereka. Dengan cara melepaskan mereka kita akan bertemu dengan orang-orang yang selevel dengan kita. Yang mau berjuang bersama dan tidak menyerah dengan mudah.
Gambarannya adalah ada dua orang yang berada di anak tangga. A ada dianak tangga pertama, dan B ada di anak tangga ketiga. Pertanyaannya, lebih kuat mana A menarik B? atau B menarik A? Pasti akan lebih mudah A menarik B. Artinya B ditarik ke level yang lebih rendah, atau bertahan ditempat. Sama dengan kita kalau kita tetap menyimpan orang-orang yang menghambat pertumbuhan rohani kita.
Tetapi ingatlah, ada pembelajaran dari hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita. Baik atau buruk pasti proses itu akan mendewasakan kita diiringi dengan respon yang benar. Karena pembelajaran menjadi dewasa tidak selalu dari hal-hal yang baik. Mereka ada karena sebuah alasan.