Jujur awalnya bingung sih mau nulis apa, karena kayaknya nggak banyak hal yang terjadi di tahun ini. Tapi setelah dipikir-pikir....wow, banyak juga ya hal yang aku lakukan di 2025 (mostly, travelling). Jadi tetap ingin merangkum hal-hal yang kulakukan di 2025 ini dalam satu postingan.
1. Kembali bekerja
Salah satu highlight di tahun ini, tentu saja kembali bekerja, setelah resign di 2022 lalu untuk sekolah, lalu pindah ke Belanda. Aku juga akhirnya kembali ke kantorku dulu dan mulai bekerja kembali di bulan April, setelah libur lebaran.
Banyak yang nanya kenapa balik, dan kadang lelah juga menjelaskan alasannya wkwk, sekalipun aku tau intensi mereka yang bertanya baik. Sebenarnya jawabannya ya....karena kantor ini ternyata masih memenuhi syarat-syarat yang aku punya ketika mencari pekerjaan.
Akhir 2024, setelah pulang ke Indonesia, ada beberapa standar yang aku tetapkan terkait pekerjaan: 1.) Bukan di bidang fintech, 2.) Working arrangementnya antara hybrid atau WFH, bukan full WFO, 3.) Range salarynya nggak jauh dari ekspektasiku, dan standar opsional tapi preferable: 4.) Multinational company dan non-startup (karena tech startup lagi keos-koesnya).
Kantorku sekarang memenuhi standar itu, dan lokasi kantornya juga nggak sejauh dulu (pindah dari TB Simatupang yang super macet itu ke Gatsu. Tetap macet, tapi jauh lebih dekat dari rumahku). Working arrangementnya juga hybrid, 3WFO dan 2WFH, serta secara jadwal juga cukup fleksibel. Jadi...yaudah deh, balik ke sini lagi. Tentu saja, ada hal-hal yang kurang aku suka selama kembali bekerja, termasuk perubahan sistem dan manajemen yang cukup mempengaruhiku, tapi yaudah, kita lihat aja nanti 2026 akan gimana yaak.
Highlight lainnya di tahun ini adalah travelling ke banyak kota di Indonesia. Di Maret lalu, aku travelling ke Temanggung-Jogja-Semarang bersama keluarga, rutinitas jalan-jalan ke beberapa kota yang biasa kami lakukan satu atau dua hari setelah lebaran. Di bulan Mei aku ke Bandung untuk camping, di Juni aku kembali lagi ke Bandung setelah bilang ke Yasmin kalau aku pingin nyoba shalat Idul Adha di kampus. Agustus aku ke Dieng untuk ikut Dieng Culture Festival, lalu September dan Oktober ke Bandung lagi untuk nikahan temanku dan mengunjungi Pasar Seni. Di November aku ke Surabaya untuk ke nikahan Nadhira, sekaligus random jalan-jalan aja, berhubung ternyata GarudaMilesku cukup untuk beli one-way ticket Jakarta-Surabaya/Surabaya-Jakarta dan emang lagi jenuh juga di kerjaan. Akhirnya aku beli tiket berangkat naik kereta, dan pulang naik Garuda dengan menukarkan milesku, sekalipun sebenarnya tetap bayar taxnya sih (sekitar 230 ribuan). Oh, tahun ini juga mencoba trekking di Sentul, dan untungnya ketika kami trekking, cuacanya lagi cerah dan nggak panas.
2026 mau ke mana? Pingin banget ke luar negeri lagi sih. Pingin ngunjungin 1 negara yang deket kayak Singapura, sama 1 yang agak jauh kayak Jepang. Tertarik ke NL juga sejujurnya di autumn, anggep aja perayaan 2 tahun lulus dari TU Delft. Cuma masih mikir-mikir jadwal (dan biaya, LOL). Pingin umrah juga (banyak bener mau u Zy). Tapi yaa kita lihat nanti ya mana yang bisa terlaksana.
Tahun ini mencoba kembali baca buku, setelah tahun-tahun sebelumnya banyakan baca materi kuliah. Di 2025 berhasil baca 9 buku, sekalipun buku yang kubaca juga banyakan masih fiksi dan masih yang pendek-pendek. Tapi kayaknya memang cara ini yang paling tepat untukku mengembalikan motivasi membaca dari reading-slump berkepanjangan. Semoga 2026 bisa membaca buku lebih banyak!
Jujurrrr ini poin paling failed di sepanjang 2025. Udah daftar membership gym, tapi suka mager (hiks), apalagi kalau keramean suka insecure aja karena nggak semua alat aku tau cara pakenya. Mau pake PT, tapi kok yhaa mahal banget, apalagi sebenernya tujuanku bukan yang terlalu advanced juga, cuma pingin jaga kesehatan aja. Akhir tahun lalu akhirnya diajak temen-temen kantor buat ikut running event, semacam relay run gitu. Jadi akhirnya mulai kembali lari dikit-dikit, sekalipun belum sepenuhnya latihan full karena aku masih belum nemu lokasi yang enak buat lari (di sekitar rumah banyak kendaraan, GBK banyak orang foto-foto dan aku paling gasuka difoto tanpa consent). Semoga 2026 bisa makin konsisten lari dan jaga kesehatan.
Ini juga salah satu point yang ga sukses-sukses amat wk. Berhasil nabung tiap bulan sih, tapi suka ada ajaaa yang harus dikeluarkan. Mulai dari pindah ortho ke Indonesia terus harus bayar biaya yang lumayan, cabut gigi bungsu yang asuransiku cuma ngecover 1/3nya, terus ya buat....jalan-jalan wkwk. Ternyata aku banyak jalan-jalan di tahun ini sampai persentase nabungnya ga sebanyak plan. Semoga 2026 bisa makin istiqomah sama plan keuangan yang udah dibuat.
Kayaknya itu aja sih highlightnya. Semoga semoga semoga, hidup semakin dan semakin bahagia di 2026 (dan tahun-tahun setelahnya)!
Jakarta, 01/01/2026
11.30 WIB