RENUNGAN DARI SESEORANG YANG MENCOBA MENCARI JALAN KEBENARAN
Kelak ketika mendekati hari kiamat, Dajjal akan mengelilingi seluruh dunia untuk memberikan fitnah terbesar berupa ajaran sesat kecuali pada dua tempat yang Allah 'azza wa jalla jaga, yaitu Kota Mekkah dan Madinah.. Lalu aku berfikir.. Mengapa kita tidak mengambil jalan hidup sebagaimana mereka melakukannya ? Kita tinggal ambil bagaimana mereka mengambil kesimpulan atas berbagai perbedaan di dalam cara berislam di seluruh dunia ini. Sedihnya memang sebagian dr kita justru hobi menghujat ajaran yang berasal dari Mekkah dan Madinah dengan sebutan "Salafi-Wahabi". Padahal mereka lupa bahwa ketika mereka menjalani ibadah haji, mereka menuju ke dua kota mulia tersebut, bahkan pusat pergerakan perjuangan Rasulullah SAW juga berada pada dua kota tersebut. Jadi, bagaimana bisa mereka menghujat dua kota yang menjadi pusat kemurnian Islam ? Tentu ini soal hidayah yang Allah SWT berikan kepada hamba-Nya. Suatu kelompok yang sudah terbiasa meminum air yang keruh akan merasa aneh ketika diberikan air yang murni kebersihannya. Begitu juga dalam menjalani hidup. Kelompok yang sudah biasa menjalani apa yang turun temurun dari nenek moyang yang belum tentu jernih kebenarannya akan merasa aneh ketika didatangkan kepada mereka ajaran yang lurus. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus meminta kepada Allah supaya diberikan jalan yang lurus sebagaimana jalan yang ditempu oleh generasi Salaf. Wallahu a'lam *** Dikutip dari beberapa ta'lim para asatidz -Hafizhahumullaahu














