Mendengar dan ingin Terdengar.
Di kehidupan Dewasa Ini, Semua Orang pasti Punya Masalah, setiap Pundak punya beban Nya masing-masing dan setiap Hati Punya Kekuatanya masing-masing.
Tapi kebanyakan Orang memilih untuk dia dan memendamnya Sendiri, padahal Hati itu gak baik untuk mentalnya.
Hampir semua Orang Dewasa Di dunia Ini saya yakin Mereka ingin bercerita Tentang Masalahnya tentang Beban nya tentang Kehidupanya. Mereka butuh orang yang tepat untuk bisa mendengarkan ceritanya Dan Berempati Walaupun tidak ada solusi Tapi Kebanyakan Orang Sekarang Sedikit Yang mau mendengar Lebih banyak Ingin terdengar. Apa lagi Di era millenial ini Semakin terkikisnya Empati, Di saat Kita ingin bercerita Dan orang itu mau mendengarkan tapi di sisi lain TIDAK sedikit dari mereka bahagia Mendengar Cerita kita, Karena banyak sekali Orang Yang susah melihat kita senang dan senang melihat kita susah. Disinilah Kita pandai2 memilih orang yang tepat Untuk Bercerita Apa lagi yang menurut kita Private.
Berhenti mengeluh dan bercerita Di sosial Media, Karena kembali lagi Kepada Rasa empati, Dunia sosmed Jangkauanya lebih luas dengan dunia kehidupan sesungguhnya, alih-alih ingin dapat simpati dari banyak orang Malah mereka mengetahui Aib kita bahkan mereka tertawa melihatnya. Jika kalian ingin bercerita baiknya bisa di tulis di blog atau pun buku cerita.
Mendekatkan Diri Kepada sang Pencipta. Tempat Curhat paling aman dan tidak takut ada yang menertawakan atau sebagainya. Memang Terkadang Kita Butuh Solusi dan jawaban yang tepat Untuk sedikit Mengurangi beban ini. Percayalah Cuhat ke tuhan ga harus asa jawabnya pada saat itu tapi tuhan tahu kapan harus ngasih jawaban dan solusi di waktu yang tepat.
So... Sebagai Manusia Biasa, masalah yang kita alami hal yang wajar tapi tidak semua manusia sama, Bahkan tidak sedikit yang dari mereka prustasi dan bunuh diri sebagai langkah penghilang Apa yang selalu menghatui kita.
Kunci Utamanya Selalu dekat dengan Tuhan dan orang terkasih kita.
Sekian dari saya.
Terima kasih, semoga berkenan.











