Kepada seseorang dalam diriku.
Kita tidak perlu menyenangkan semua orang bukan? Kita tidak bisa menuntut orang lain untuk memahami kita, menyukai kita, atau memaksa orang lain untuk sependapat dengan kita. Baik buruknya, lebih kurangnya, sebaiknya kita simpan rapat-rapat.
Berhati-hatilah dari godaan media sosial, karena Ia sama sekali hanyalah kehidupan maya. Cukup penuhi dan hiasi dengan sebuah karya atau sesuatu apapun yang memiliki nilai jual. Bukan kehidupan pribadi yang bisa ditawar dan dibeli oleh orang lain dengan ribuan like dan komentarnya.
Keberadaan kita, perjalanan kita, tujuan kita, kegagalan kita, keberhasilan kita, dan apapun yang sedang kita jalani tidak perlu semua orang harus tahu. Sebab hanya orang-orang terdekat yang satu frekuensi dengan kitalah yang bisa merasakan bahagia atau sedihnya kita.
Jika ingin mengeluh atau menangis, tumpahkanlah; dalam setiap sujud panjang atau waktu terbaik yang hanya bisa didengar olehNya. Sang Maha mendengar dan memahami. Satu-satunya yang mampu menyembunyikan segala kesalahan dan kekurangan kita.