Perjalanan paling jauh di muka bumi ini adalah perjalanan antara hati dan pikiran kita.
Kita hanya perlu mengambil jarak untuk melihat dengan lebih jelas. Entah menjauh atau mendekat. Jarak itu memberi pengaruh besar. Barangkali, masalah yang sama dan berulang-ulang kita hadapi juga berasal dari jarak hati dan pikiran kita. Kita tidak bisa menakar dengan baik antara rasionalitas dan perasaan kita.
Ketidakmampuan kita mengambil keputusan juga karena kita tidak bisa melihat dengan baik risiko yang ada, dan juga tidak bisa jujur dengan perasaan yang kita miliki.
Permasalahan itu berputar-putar tanpa henti, pada pusaran yang sama. Bertahun-tahun. Dan kita kita tetap terperangkap dalam asumsi dan perasaan yang tertekan.
Hanya karena, kita tidak mau melakukan perjalanan yang berliku antara hati dan pikiran kita. Yang selama ini, jaraknya jauh sekali. Padahal keduanya ada di dalam diri kita.
23 Maret 2021 | ©kurniawangunadi