Intro - 01 MY ALLE
waktu menunjukkan pukul 8 malam, dan hujan. Kayaknya gak akan keburu nih kalo sampe rumah tepat waktu, Alle gak mau kekasihnya kebasahan terlalu lama dijalan. Lumayan terburu-buru berhenti di warung tepi jalan, Alle meletakkan kekasihnya dengan hati-hati di sisi warung itu sambil menutupnya dengan parasit yang dia bawa. Asal kalian tahu aja yang namanya kekasih bagi Alle ya motor cb jadul kesayangannya hahaha doi kasih nama bulan, baginya bulan adalah lebih dari seorang kekasih jiwa, saksi hidup perjalanannya, susah seneng bersama bulan. Alle yang cukup kedinginan segera berteduh juga sekaligus memesan secangkir kopi panas yang dijual seadanya di warung itu. Di tenggaknya kopi panas sambil memandangi lalu lalang kendaraan yang melewatinya, tidak lupa mengobrol dengan sang pemilik warung ditambah khas candaannya, itulah Alle gampang banget buat naklukin hati para pedagang, biar doi jadi langganan trus bisa bayar gratisan hahaha. Bibirnya yang lumayan merah muda menggigil kedinginan, kedua tangannya memegangi erat gelas kopi panas lalu diseruputnya.
Hujan reda.. Alle gak mau gratis untuk kopi pertama yang dibelinya, akhirnya dia bergegas pergi untuk pulang cepat-cepat sampai ke rumah. Badannya yang basah kuyup sudah terlanjur jadi pandangan pertama yang harus disaksikan kucing penjaga rumah. Omong-omong orang tuanya Alle memang sedang di luar kota, doi anak tunggal. Alle di rumahnya tinggal dengan 2 kucing dan seorang pembantu yang sering pulang duluan. Sebelum mandi ada telf masuk.
“Hallo...”
“Hallo, Alle nih..”
“Le! gue Remy nih, mendesak..”









