
❣ Chile in a Photography ❣
Sweet Seals For You, Always
taylor price
No title available
Show & Tell
noise dept.
One Nice Bug Per Day
we're not kids anymore.
macklin celebrini has autism

titsay

Discoholic 🪩
Cosmic Funnies
I'd rather be in outer space 🛸
Game of Thrones Daily
Claire Keane
ojovivo
Jules of Nature
RMH

Love Begins

JBB: An Artblog!

seen from Australia

seen from Germany
seen from China

seen from Brunei

seen from Russia

seen from France

seen from Ireland

seen from Malaysia

seen from France

seen from United States

seen from France

seen from France

seen from France

seen from United Kingdom

seen from France
seen from Türkiye
seen from France
seen from Germany

seen from Germany
seen from Qatar
@supanaka-blog
Talk To Her Cheatsheet (Bahasa)
Duduklah menghadap ke pintu. Ambil nafas dalam-dalam. Ini ruang tamumu. Kamu berada di rumahmu sendiri, aman, cukup, puas, santai, dicintai dan mencintai. Ini adalah perpanjangan dari pikiranmu, kehidupanmu, dan duniamu. Siapapun yang memasuki tempat ini adalah tamumu, temanmu, adikmu, ibumu, ayahmu, anakmu.
Kamu hanya punya waktu tiga kali lima menit untuk setiap orang yang mampir. Ada sedemikian banyak orang di luar sana yang menunggu untuk bertemu denganmu, melihatmu, berbicara denganmu, dan mengenalmu.
Setelah kamu merasa nyaman dengan tamumu, buatlah mereka merasa seperti di rumah sendiri, aman, santai, tersenyum, dan tidak takut. Jelaskan pada mereka bagaimana permainan ini berlangsung. Masing-masing dari kalian (kamu dan tamumu) harus mengajukan tiga pertanyan satu sama lain. Satu pertanyaan darimu, satu pertanyaan dari mereka. Pertanyaan kedua darimu, lalu pertanyaan kedua dari tamumu. Pertanyaan terakhir darimu, dan pertanyaan terakhir dari mereka.
Dari kesempatanmu atas tiga pertanyaan, buatlah satu pertanyaan yang khusus untuk semua perempuan di dunia ini. Misalnya: 1) Apakah kamu pikir seorang perempuan bebas berpakaian untuk mengekspresikan keseksian mereka? 2) Apakah kamu pikir seorang perempuan mampu melakukan pekerjaan laki-laki dan berhak dibayar sama dengan laki-laki? 3) Apakah kamu pikir seorang perempuan bebas melakukan apapun terhadap tubuhnya dengan operasi? (Cobalah untuk tidak menggunakan contoh-contoh ini, namun buatlah pertanyaanmu sendiri. Ajukanlah pertanyaan yang mudah dijawab. Apabila sebuah pertanyaan yang diajukan terlalu personal atau terlalu sulit bagimu untuk dijawab, mintalah pada tamumu untuk bertanya hal yang lain.)
Apabila tamumu sulit diajak berkomunikasi, ajaklah ia bermain “Siapa Saya” dengan stiker yang tersedia. Apabila tamumu mudah mengerti, kamu bisa mengajaknya bermain “Saya Dengar Kamu Dengar” dengan membacakan contoh-contoh kontemplasi di dalam kartu atau buatlah kartumu sendiri (lihat kotak untuk permaninan-permainan ini.)
Sebuah bel akan berbunyi lima menit sebelum waktu tamumu berakhir. Untuk menutup sesi bertamu tersebut, ingatkanlah soal orang lain yang mengantri di luar ruang tamu. Katakan pada tamumu bahwa ia bisa kembali bertamu lagi dengan cara mengantri lagi. Bel akan berbunyi dua kali pada saat waktu 15 menitmu berakhir.
Jangan lupa untuk berterima kasih kepada tamumu sebelum ia pulang/keluar dari ruang tamumu karena ia sudah meluangkan waktu dan keberaniannya untuk bertamu.
(English)
Take a seat facing the doorway. Take a deep breadth. This is your living room in your house. You are at home, grounded, fulfilled, content, at ease, loved and loving. It is an extension of your mind, your life, your universe. Whoever enters it is your guest, friend, sister, mother, daughter, father, son.
You have only three x 5 minutes of your time for each person that passes through, there is a lifetime of people waiting to meet you, see you, talk to you, get to know you out there.
After you have settle down with your guest, made them at home, grounded, relaxed, smile, unafraid. You then explain/ present a request to ask three questions of them so that they may also ask three of you to know about each other.
Amongst the three questions you asked, dedicate one of them about women in the world. An example of such question for me is:
1) Do you think a woman may wear whatever they wish to express their sexiness? 2) Do you think a woman is as capable of taking a man’s job and be paid the same? 3) Do you think it is a woman’s right to do as they please to her body with surgery?.....try not to use these examples, but think of similar questions that applies to your life, write these questions you thought of with the pink marker on paper before you start.
Ask simple questions that can be answered simply. If a question is too personal or difficult for you, tell your guest and ask him for another question.
If a guest is difficult, you can play the “Who Am I Game” with the stickers provided.
If a guest is very receptive, you can play the “I Listen You Listen game”, reading out the sample contemplation on the cards or make one up to share (see box on these games).
A bell will ring 5 minutes towards the end of the guest meeting you. Try to wrap it up or encourage the guest to leave and return again by joining the queue outside. Another double bell will ring at the end of your 15 min session.
Remember to thank you guest before he or she leaves, for they have taken a lot of courage to visit you in the Living Room.
The questions were written on the curtains and on ribbons hanging in the installation, capturing the residual dialogues that took place.
"Apakah kamu diundang Makcik Project untuk bicara? Apakah mereka membayar kamu?
- Did you get invited to speak by Makcik Project? Do they pay you?
"Apakah legal apabila Anda menuliskan 'wanita' dalam kartu identitas Anda?"
- Can you make your identity card say woman? Is it legal?
"Dengan siapa kamu lebih banyak nongkrong? Dengan teman laki-laki atau perempuan?"
- Who do you hang out with? Are most of your friends men or women?
"Apakah kamu pernah melakukan operasi?"
- Have you had any surgery?
"Di manakah Anda salat (sembahyang)? Apa yang Anda kenakan; mukena atau sarung?"
- Where do you go for (Moslem) prayers? Which (male or female) clothing do you wear for prayers; veil or sarong?
"Bagaimana Anda berekspresi ketika awalnya Anda masih meyakini jati diri biologis Anda?"
- How did you express yourself in the beginning when you still believed in your biological gender?
"Bagaimana tanggapan keluarga dan lingkungan Kotagede yang Islamnya kuat?"
- How is the response of the families and community that follow hard line Islam in Kotagede (Yogyakarta)?
"Sejak kapan Anda berjilbab dan kenapa?"
- Since when and why do you wear a hijab (Moslem headscarf)?
"Sebagai makcik, bagaimana kamu mencari tempat tinggal?"
- With your situation as a makcik, how do you look for a place to live?
"Apakah pikiranmu tentang pernikahan?"
- What are your thoughts about getting married?