Aku rindu.
Masa ketika kita tidak terpenjara oleh prasangka.
Sebuah pikiran yang mampu membuat manusia lupa.
Adanya hanya cela.
Padahal dahulunya bertukar canda.
Tergelak-gelak kita tertawa.
Namun, namanya juga manusia.
Berbenih nafsu, memanen asa.
Padahal sudah jelas sifat dunia.
Hanya sementara.
Kau kumpulkan harta, ia akan sirna.
Kau kejar wanita, ia akan sirna.
Kau kejar tahta, ia akan sirna.
Maka jadikanlah waktu singkat kita untuk berupaya.
Bersiap akan kehidupan yang sebenarnya.
Fokuslah.
Cari teman yang membantumu siapkan bekal untuk pergi kesana.
Jangan saling bermusuhan, hendaklah kita saling bersaudara.
Ya?



















