Sepertinya ramadan tahun ini saya berekspektasi rendah untuk terwujudnya #1hari1post; sebuah rutinitas yang dulu saya banggakan tapi tidak lagi ada wujudnya 2 tahun kebelakang. Tentu, tentu saja karena :) all hail koas :) Pun tahun ini, rasanya kalau saya harus memasukkan #1hari1post sebagai kewajiban ramadan maka bisa dipastikan ramadan saya kali ini akan makin ruwet lagi untuk sobat overthinkthink ini. Jadi, lowkey i expect #1hari1post akan bisa dijalankan tahun ini, hehe.
Pagi ini, baru saja saya baca utas di twitter tentang seseorang yang cicilan KPR nya “dibayarin” lunas oleh bos nya dan dia bisa membayar cicilan ke bosnya tanpa bunga. Menurut si pembuat utas, itu tidak lain dan tidak bukan adalah bantuan Tuhan Yang Maha Baik, dan saya setuju.
Dari utas itu, pagi ini saya berkesimpulan bahwaaaa, we can’t be naive but be kind is the only option we have right now, in this absurd dan tidak adil world.
Pembicaraan tadi malam (tentang susahnya sekolah kedokteran dan after-school-life nya) bersama mas pacar membuat saya tiba-tiba kepikiran petuah-petuah ibu dan bagaimana nanti saya harus memberi petuah ke anak-anak saya (WOW JAUH BENAR, BUKAN?). hehe. Emm intinya sih pintar saja tidak cukup untuk bertahan di dunia kedokteran yang secara harafiah memang bisa bikin gila. Ada banyak faktor lain yang tentu saja berperan besar; seperti kuat mental, support system yang benar-benar mendukung (bukan hanya dalam tanda kutip), uang (TENTU SAJA), tekun dan rajin, kemauan untuk terus belajar, daaaaan lain sebagainya. Tapi tapi tapi, pagi ini saya berkesimpulan, yaa berbaik hatilah kita sebagai manusia, puuunnn usaha untuk selalu menjadi baik itu juga yang mungkin lebih penting ya.
Ada banyak cara untuk mencapai sebuah tujuan yang sama; dengan cara yang baik dan cara yang buruk. Kita yang bisa menentukan untuk memilih yang mana. Tapi, namanya juga kata sifat, maka pemaknaannya juga jadi sangat luas. Tapi, be kind, sepertinya kita tahu seperti apa wujudnya, bukan? :)
Dan saya percaya, sebuah kebaikan akan mengarah ke kebaikan-kebaikan yang lain. Bukan, bukan sebagai dasar kita berbuat kebaikan agar kebaikan itu dibalas, tapi simply karena energy attracts each other, menurut saya. Sama seperti si mba pembuat utas yang cicilan KPR rumahnya dibayarin lunas oleh bosnya. Kebaikan yang tidak pernah diharapkan dan disangka datangnya dari arah mana, bukan?
Menulis reflektif memang sangat menyenangkan dan kadang memang tidak menarik untuk dibaca. Tapi, masih bertahan dengan tagline tumblr ini sejak awal dibuat,
Post something is a treatment, thus this is my healing place. :)
Semoga kita selalu dikaruniai kesempatan-kesempatan untuk menuju perbuatan baik dan mewujudkannya, terlebih ramadan kali ini. Aamiin.
From my home to you, ramadan mubarak, all!
#semoga #1hari1post #ramadan1442H #1