Belajar apa Saya Hari ini? Koq Tulisan yang membahas Seni dan Proses, tiba-tiba bahas Belajar? Lalu hubungannya Seni dengan Belajar apa?
Opini Saya mengenai SENI sendiri gak terlalu kaku menurut kamus atau pendapat para Pekerja Seni (Baca:Seniman). Bahkan setelah Saya cek di website KBBI mengenai Arti Seni sendiri jauh dari bayangan yang Saya harapkan
seni1/se·ni/ a 1 halus (tentang rabaan); kecil dan halus; tipis dan halus: benda -- , benda yang halus bahannya dan buatannya; 2 lembut dan tinggi (tentang suara); 3 mungil dan elok (tentang badan): burung yang -- burung yang kecil dan elok;
lain lagi menurut para Seniman, Silahkan di cek disini
Seni menurut Para Ahli (INDONESIA) dan (ENGLISH)
Saya Setuju sekali dengan Perkataan Seorang Penulis, "Elbert Hubbard" bahwa
Art is not a thing — it is a way.
Jadi, Jangan Kita dikotak-kotakan dengan sesuatu yang sebenarnya itu adalah Definisi Umum.
Back to the Topic, Belajar. 2 Bulan Terakhir ini Saya sedang mengikuti Kelas yang membahas mengenai Softskill dan Planning. Saya sudah mengikuti bahkan Jika dihitung ada 6x kelas yang intensif dengan workshop dan exercise-nya. Di mulai dari Mas Ario Pratama, membahas soal "Skills to Set your Priorities Right"
Apa yang di bahas disana? Saya Baru tau dan paham jika Urgensi dan Important adalah 2 hal yang berbeda. Terutama ketika suatu Prioritas memiliki banyak Pilihan. Saya Baru tau setelah ikut kelasnya Mas Ario. Dulu Saya pikir Urgent itu sesutau yang Penting aja, cuma Beda Nama. hehe.. :P. Selain itu Saya diberikan Sebuah Matriks Plan antara yang Urgent dan Important.
Selanjutnya Saya Ikut kelas Mas Razi Thalib, CEO dr SETIPE.COM. Pembahasan yang diberikan pun sangat-sangat membuka Pikiran. Tema yang dibawakan adalah "Skill to Seek Options and Make Decision". Jadi, Isinya ini membahas Pilihan yang sedang Saya alami banget. Antara Kejar Mimpi yang Masih menjadi Impian atau Hidup Stabil, aman, dan Standar seperti kebanyakan Orang lakukan, Namun Tidak Berkembang. Sungguh Pilihan yang Berat. Dan disamping Saya mendapatkan Materi, Juga Mendapatkan Cerita dan Contekan untuk mendapatkan Jodoh yang Kita Inginkan. Hahaha... #Bonus
Satu Quotes yang Saya Selalu Saya Ingat dari Mas Razi,
Cinta itu hanya bisa Dirasakan, Tidak Bisa Dijelaskan
Kelas ketiga, "Skill to Generate Creative and Inovate Ideas" oleh Mas Ramya Prajna. Saya mendapatkan Ilmu mengenai Bagaimana caranya agar Kita itu bisa berkerjasama, Karena sejatinya Kita ini manusia Sosial yang ga bisa Hidup sendiri. Jadi, dibutuhkan perhatian/Empati lebih kepada Orang lain dan berbagi ide untuk bisa menghasilakan Inovasi yang diinginkan.
Kelas Ke-4, dan sejujurnya ini adalah Kelas terberat untuk dipahami yang saya ikuti. Karena Selain Banyak juga membutuhkan perhatian khusus dengan hal-hal Detail. “Skill to make planning that actually Works #1” oleh Mas Fajar Anugrah. Satu hal yang Saya ingat adalah, Untuk mempelajari ini seharusnya dibutuhkan waktu 1 pekan. Namun pengetahuan Saya bertambah karena diberikan sesuatu yang baru; LOGFRAME, WBS, dan ASCI.(Cari Tau sendiri :P)
Kelas ke-5, Saya bertemu Orang Asing yang ternyata bisa berbahasa Indonesia. Erik Ten Have dengan Materinya "Skills to Not Run Out of Money". Saya memang orangnya belum teratur mengatur keuangan, Jadi Saya ambil kelas ini untuk kebaikan masa depan Saya.. hehe... :D. Selain mengatur
keuangan Saya juga mendapatkan bocoran agar tidak selalu bergantung dengan Active Income saja, tapi juga harus bisa memanfaatkan Passive Income. Di sana Saya diajarkan cara mengambil keputusan yang tepat agar keuangan aman dan bermanfaat untuk sesuatu yang menguntungkan.
Kelas Ke-6, dan ini adalah "Kelas Pamungkas" dari Materi yang Saya ikutkan. Karena ini sedang Saya alami dalam kehidupan sebenarnya. "Skill to Create Content that Gets People Attention" oleh Mentor Saya Fellixandro Ruby. Banyak hal yang Saya dapatkan di kelas ini, dan kesemuanya sedang Saya rasakan. Mulai dari perjuangan membangun Personal Branding, Membuat Keyword Jati diri yang Baru, Prespektif dalam berkarya, sampai Membuat Karya yang "Saya Banget"
namun Point yang membuat Saya merasa sangat ditampar adalah, "Alasan Orang itu Harus Suka dengan Content Elo apa?" Sampai Sekarang Saya masih mencari Jawabannya. Oleh Karena itu Materi ini adalah Materi "Saya Banget", reopening my mind further than i think.
So, i really gratefull meet inspiring People and Join with environtment support me to "Berkarya". Thanks to all Mentor, People who joining the class, and Escpesially to Limitless Campus to create this Amazing Classes. i'm so proud to be part of this environment