Setia(p)
Sejak kecil, kamu terbiasa dicintai dengan syarat. Keluargamu mencintaimu jika kamu menjadi anak yang patuh. Keluargamu mencintaimu jika kamu mendapatkan nilai yang bagus. Kamu memenuhi semua ekspektasi. Kamu tersadar kalau kamu mendambakan satu hal, kebebasan. Akhirnya kamu mendapatkannya, kebebasan. Hal itu kamu peroleh saat dewasa, ketika ekspektasi keluargamu sudah tak bersisa. Kamu berwawasan, rupawan, dan mapan. Wanita mana yang tidak jatuh hati pada sosok sepertimu? Jujur, aku salah satunya. Aku mengenalmu sejak kuliah. Awalnya aku tak sadar kalau aku jatuh hati, aku hanya tahu bahwa aku merasa nyaman denganmu. Entah bagaimana caranya aku masih berhubungan denganmu, mungkin terlalu banyak kesamaan dalam hidup kita? Setiap hari kita berkirim pesan, dari sekadar berkabar sampai bertukar pikiran. Setiap malam kita bertelepon, dari sekadar bertanya pekerjaan sampai tertawa terbahak-bahak. Setiap akhir pekan kita bersama, dari sekadar makan di restoran sampai mencari tempat tinggi untuk melihat terangnya kota di tengah malam. Dengan segala setiap yang kita lakukan bersama, menurutmu aku adalah sahabatmu. “Jadi mulai ada rahasia di antara kita?” tanyamu semakin jahil saat aku tidak mau memberi tahu siapa pria yang aku sukai. “Kamu," jawabku ketus. "Bercanda, tidak ada kok,” Aku berusaha mencairkan suasana. “Aku tahu,” Aku lega mendengarmu berkata begitu. “Terima kasih,” katamu tulus. Kamu tahu aku tidak bercanda? “Aku juga menyukaimu,” Kamu memelukku erat, lama sekali. Aku terdiam, benar-benar tak percaya. “Namun aku belum bisa, maaf,” Kamu melepas pelukanmu, lalu tersenyum sendu. Aku tahu, ini sebuah perpisahan. Aku tahu, tidak akan ada setiap-setiap yang biasa kita lakukan. Aku tahu, kamu memilih kebebasan. Semenjak kejadian itu, kita tidak lagi melakukan setiap-setiap yang biasa kita lakukan. Sudah lima tahun berjalan sejak kejadian itu terjadi, ya? Walaupun begitu, aku tidak pernah melakukan setiap-setiap yang biasa kita lakukan pada pria lain kok. Percayalah, sampai hari ini pun, setia(p)ku masih untuk kamu.















