Hanya Sekedar curahan rasa....
Ini memang benar terjadi, pertentangan hatiku sendiri. . . . beginilah caraku untuk menenangkan diriku sendiri, agar aku tidak tenggelam dalam hal-hal yang dibenci tuhanku.
"Dia meminta untuk mengakhiri hubungan kami yang baru seumur jagung ini. hah? lucu sekali rasanya, memalukan. dia anggap siapa aku? apa perasaanku ini mainan yang bisa dia mainkan seenak hatinya. Aku membencinya, aku benci merasa di bodohi dan dipermainkan, aku benci merasa tak diinginkan! aku benci karena dia tidak tulus, sedangkan aku....dengan polosnya mempercayai orang seperti dia"
sudahlah... lupakan. dia bukan yang terbaik, dia tidak baik (bukan berarti dia jahat, hanya saja dia tidak cukup baik).
"Tapi aku terlanjur menyayanginya, dan dia menyakitiku, dia meninggalkanku bahkan tanpa membawa sedikit saja rasa bersalah. apa sejahat itukah dia?"
Astagfirullah, Dita jaga ucapanmu. apa saat ini kamu mulai su'udzon akan rencana Allah? sadarilah Allah menyayangimu Dita, syukuri. coba fikirkan dan pahami baik-baik, Allah sangat menyayangimu dia tidak ingin kamu bertahan dengan orang yang salah, dia tidak ingin kamu tersakiti karena orang yang tidak dengan tulus dan sungguh-sungguh menyayangimu. Allah punya rencana yang lebih indah, ia sedang mencoba menegurmu sayang, ia ingin memperingatkanmu betapa berharganya wanita di mata Islam, bukankah berpacaran hanya akan menodaimu, mengurangi ibadahmu, menyakiti hatimu dengan harapan abstrak yang selalu kau harapkan dari pria yang terlanjur kau sayangi, bersentuhan membiarkan dirimu disentuh oleh yang bukan muhrimmu (dan belum tentu akan menjadi muhrimmu) dia ingin engkau tetap menjadi mutiara, menjaga hati dan istiqomah, terus menggali kemampuan diri, terus memperbaiki diri, menjadi wanita baik-baik dan sholehah, yang dicintai dan mencintai tuhannya. karena wanita seperti itulah (yang setia menjaga hati dan dirinya hanya untuk seseorang yg special yang nanti akan menjadi muhrimnya) yang akan menjadi ahli surga dan dicintai tuhannya.
"Lalu aku harus apa? aku harus bagaimana? sakit sekali rasanya. rasanya tak mau lagi aku percaya."
Cerdasla mulai sekarang. nantikanlah pria yang hanya berani menyatakan cintanya kepadamu ketika ia telah meng-hitbah mu, meyatakannya di depan kedua orang tuamu, pilihlah dia yang mengatakan bahwa ia mencintaimu dengan alasan karena kamu mencintai Allah (itu artinya ia menghormatimu, ia mencintaimu karena Allah, karena ia merasa kaulah wanita yg baik dan pantas). pria seperti itulah yang patut di puji, bukan pria yang dengan mudahnya menyatakan cintanya dengan cepat, dan dengan mudah juga memutuskan hubungan hanya melalui telepon -___-
"Lalu bagaimana aku tahu bahwa akan ada seseorang seperti itu yang akan datang kepadaku?"
ingatlah Dita, rencana Allah itu selalu indah. tugasmu hanyalah menjadi baik, memperbaiki diri agar menjadi wanita yang lebih baik. Allah telah menjanjikan di dalam al-quran bahwa wanita baik-baik hanya akan berjodoh dengan pria baik-baik pula. maka jika kamu ingin mendapatkan yang baik jadikanlah dirimu sebagai yang terbaik di antara wanita-wanita lain. jaga dirimu, jaga keindahan parasmu dan tubuhmu dengan kesucian wudhu, jaga lisan dan tingkah lakumu, jadilah wanita yang sukses, semangat, ceria namun tetap mencerminkan wanita solehah.
jalanmu masih panjang, kehidupan dan masa depanmu masih terbentang di depan sana, cita-cita dan ambisimu besar Dita, ingatlah itu, tidak ada gunanya menyesali apapun yang sudah kau lewati, jadikanlah dia sebagai pelajaran dan juga peringatan. tak usah mendendam. tak udah menyimpan benci.
"Akan kucoba untuk tak membencinya. setidaknya untuk masa yang akan datang, karena jujur saja, masih sakit sekali rasanya ditinggalkan ketika kita sudah percaya, menaruh kepercayaan dan sudah menyayanginya. kecewa dan rasa benci itu cukup besar saat ini, dia seolah mempermainkanku, tidak sopan, keterlaluan dan tidak punya perasaan."
kau sudah tahu dengan baik pria macam apa dia, seharusnya kamu bersyukur ketika Allah telah memberikanmu jalan untuk berpisah dengan seseorang seperti dia, ingat jika dia memang jodohmu toh dia tak akan kemana, tapi ingatlah jodohmu adalah orang yang lebih baik, jika kalian berjodoh maka saat itu dia akan menjadi seseorang yang jauh lebih baik dari saat ini. bersabar... ingatlah, Love will find the way :))