Assalamualaikum Haloo semuanya perkenalkan kami dari subkelompok 6 yang beranggotakan: - Alifia Fauziyah Nurrahma - Annandya Pradipta Putra - Rizka Dwi Rahmawati Pada hari selasa, 27 September 2016 kami melakukan wawancara kepada salah satu pedagang kaki lima yang berada di gerbang belakang UNS. Narasumber kami bernama Bapak Supri (24 tahun). Beliau bertempat tinggal di daerah Pucang Sawit RT 3 RW 1. Di gerbang belakang UNS biasanya beliau berjualan lutis dan berbagai macam buah potong. Harga perpotong buah yang di jual Pak Supri seharga dua ribu sampai tiga ribu rupiah. Selain itu, Pak Supri juga menjual lutis buah dengan harga satu porsinya tujuh ribu rupiah. Beliau bercerita dalam satu hari mendapatkan penghasilan kurang lebih seratus tujuh puluh ribu rupiah. Sedangkan dalam satu bulan rata-rata mendapatkan dua juta rupiah. Awal mula Pak Supri memulai usahanya ia mengalami kesusahan dan kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan sehingga beliau melanjutkan dan meneruskan usaha yang telah dijalankan oleh Bapaknya. Suka duka dalam berjualan lutis buah ini yaitu sukanya jika dagangan laris dan cuaca yang sedang panas sehingga menimbulkan pada pembeli berdatangan. Sedangkan dukanya pada saat ada penertiban satpol PP. Kendala yang dialami saar perjualan yaitu saat cuaca yang tidak mendukung seperti hujan dan persaingan antar pedagang lain. Yang diharapkan Pak Supri sebagai penjual Lutis buah ini kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa agribisnis agar mahasiswa dapat membantu kesejahteraan masyarakat yang perekonomiannya menengah kebawah saat lulus nanti. Aminnn #PINUS2016BENTUKGENERASIHEBAT #KELOMPOK6 #AGBUNS (at Universitas Sebelas Maret)

















