Ahmad Mathar adalah penyair Irak yang sangat keras bersuara. Ia merupakan penyair yang sangat berpengaruh dalam kesasteraan Irak modern. Ia diberi gelar Malik As Syu’ara (Raja para penyair). Hampir di setiap puisinya ia menyuarakan isu-isu politik, nasionalisme dan kemarahannya kepada Barat. Ahmad Mathar Lahir tahun 1954 di desa Tanoma, distrik Shatt Al-Arab, kota Bashrah. tahun 1986, Mathar pindah dan menetap di London. Ia sangat keras menyuarakan ketidaksukaannya terhadap dominasi asing di Timur Tengah, terutama Irak. Percakapan di Pintu Pengungsian adalah Sebagian ekcil dari sejumlah kemarahannya yang kentara yang ia sajikan lewat puisi-puisinya. Diterjemahkan oleh Musyifiqur Rahman Ahmad Mathar, Percakapan di Pintu Pengasingan, Puisi, Yogyakarta, Diva Press, Feb 2022, 164 hlm, 50.000 #AhmadMathar #Percakapandipintupengasingan #Sastraarab #Divapress #KatalogJBS (di Jual Buku Sastra-JBS) https://www.instagram.com/p/CbaOMHNp9-U/?utm_medium=tumblr













