seen from United States

seen from Australia
seen from Nigeria
seen from China
seen from Albania

seen from Türkiye
seen from Finland

seen from Australia
seen from Canada
seen from Yemen
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Bolivia

seen from Slovakia
seen from Türkiye

seen from Brazil
seen from United Kingdom
seen from China
seen from Brazil
A happy labor day this year, allow me to share some info about the origin of history may day in Malaysia which is still unknown to most people. Labor day or May day that we celebrate on the 1th of may every year actually welcomed for the first time in Malaya in the year 1921 by those anarchist in Ipoh, PERAK. The first May day gathering in the history of Malaya was attended by the people of the workers and students in Ipoh. In the history of our country, the anarchist group from China is starting Bertapak di Malaya as 1908. In the year 1918, collective anarchist chan-She (truth society) has set up in Singapore, KL and ipoh to spread the works, books and flyer-Flyer Anarchism. This is between the title-book title anarchist who published in malaya in Chinese at the time: “Anarchism and Socialism” “The Philosophy and Ideas of Anarchism” “Simple Explanations of Anarchism” “Conversations Regarding Anarchism for Working Men” “The Principle of Working Men’s Unions" Those anarchist who publish papers first Chinese newspaper in KL, yik khuan poh which means 'for the benefit of the masses' first published in March of 1919. This was the most radical newspaper in malaya at that time. This newspaper editor was an anarchist named Goh Tun-an industrious tires spread ideas anarchism in newspaper yik khuan poh. On May 1, 1919, Goh Tun-Ban publish one special in newspaper yik khuan poh about labor movement worldwide, typical to celebrate may day that year. The British invaders arrested Goh Tun-tyres in July 1919. He wasw placed inin jail and then sentenced to be deported from the country on November 1919 because of his anarchist activism . In the year 1919, anarchist collectives from KL, Penang, Ipoh, Seremban and Singapore Establish Network Anarchist Federation of Australia (I'm sorry) for the purpose of spreading ideas anarchism across Malaya. I'm sorry one objective is to publish flyer-flyer may day on labor day may 1th every year. Between the flyer they publish titled "the power of the proletariat". On May 1, 1921, in Ipoh, PERAK, anarchist group organized gatherings of labor day "may day" the first in the history of Malaya. Another legacy of the anarchist movement is machine printing and publishing. British invaders who were scared of the radical flyers, press-releases and books, indroduced an ordinance in 1920 to block the publishing and the spread of anarchist ideas. Year 1920 the government passed act 1948 and later the publications act of 1984 (Act Machine Print and publishing. 1984) who is now being used by the government to restrict freedom of the press and freedom of speech in Malaysia. So a happy may day this year, together we commemorate donations among anarchists in childbirth and pioneered the tradition moves left and labor movement in Malaysia.
Happy Labor Day May 1 2017.
******************
Sempena Hari Buruh tahun ni, izinkan untuk aku kongsikan semula pasal asal-usul sejarah May Day di Malaysia yang masih belum diketahui ramai. Hari Buruh atau May Day yang kita sambut pada 1hb Mei setiap tahun sebenarnya disambut buat pertama kali di Malaya pada tahun 1921 oleh golongan anarkis di Ipoh, Perak. Perhimpunan besar May Day pertama dalam sejarah Malaya itu telah dihadiri oleh kaum pekerja dan pelajar di Ipoh. Dalam sejarah negara kita, kelompok anarkis dari China dah mula bertapak di Malaya seawal 1908. Pada tahun 1918, kolektif anarkis Chan-she (Truth Society) dah ditubuhkan di Singapura, KL dan Ipoh untuk sebarkan karya-karya, buku-buku dan risalah-risalah anarkisme. Ini antara tajuk-tajuk buku anarkis yang diterbitkan di Malaya dalam bahasa Cina pada masa tu: “Anarchism and Socialism” “The Philosophy and Ideas of Anarchism” “Simple Explanations of Anarchism” “Conversations Regarding Anarchism for Working Men” “The Principle of Working Men’s Unions" Golongan anarkis juga yang terbitkan akhbar bahasa Cina pertama di KL, suratkhabar Yik Khuan Poh yang bermaksud ’to benefit the masses’ yang mula diterbitkan pada bulan Mac 1919. Akhbar ni diiktiraf sebagai suratkhabar paling radikal di Malaya pada zaman tu. Editor akhbar ni ialah seorang anarkis bernama Goh Tun-ban yang rajin sebarkan idea-idea anarkisme dalam akhbar Yik Khuan Poh. Pada 1 Mei 1919, Goh Tun-ban terbitkan satu rencana khas dalam akhbar Yik Khuan Poh pasal gerakan buruh seluruh dunia, khas untuk menyambut May Day tahun tu. Penjajah British yang gila babi kecut dengan penyebaran idea-idea anarkisme yang boleh menggugat kedudukan mereka telah menangkap Goh Tun-ban pada bulan Julai 1919. Dia kena penjara kat Pudu Jail dan kemudian dihukum buang negeri pada bulan November 1919 sebab aktivisme anarkis dia. Pada tahun 1919, kolektif-kolektif anarkis dari KL, Penang, Ipoh, Seremban dan Singapore tubuhkan jaringan Malayan Anarchist Federation (MAF) untuk tujuan menyebarkan idea-idea anarkisme di seluruh Malaya. Salah satu objektif MAF ialah untuk terbitkan risalah-risalah May Day pada Hari Buruh 1 Mei setiap tahun. Antara risalah yang mereka terbitkan bertajuk “The Power of the Proletariat”. Pada 1 Mei 1921, di Ipoh, Perak, golongan anarkis telah menganjurkan perhimpunan Hari Buruh “May Day” pertama dalam sejarah Malaya. Inilah salah satu sumbangan besar golongan anarkis dalam sejarah negara kita. Satu lagi legasi kesan gerakan anarkis di Malaya ialah Akta Mesin Cetak dan Penerbitan 1984. Penjajah British yang takut dengan risalah-risalah, akhbar-akhbar dan buku-buku anarkis masa tu telah gubal Printing Presses Ordinance 1920 sebagai senjata untuk menyekat penerbitan dan penyebaran idea-idea anarkisme. Ordinan tahun 1920 ni kemudian jadi Printing Presses Act 1948 dan kemudiannya jadi Printing Presses and Publications Act 1984 (Akta Mesin Cetak dan Penerbitan 1984) yang kini digunakan oleh pemerintah untuk menyekat kebebasan media dan kebebasan bersuara di Malaysia. Jadi sempena May Day tahun ni, sama-sama kita memperingati sumbangan golongan anarkis dalam melahirkan dan mempelopori tradisi gerakan kiri dan gerakan buruh di Malaysia. Selamat Hari Buruh, 1 Mei 2017.
via: Fahmi Reza
KEPOLISIAN Daerah Jawa Tengah memastikan situasi di Kota Semarang tetap kondusif pascaaksi unjuk rasa mahasiswa Undip yang digelar damai di
KEPOLISIAN Daerah Jawa Tengah memastikan situasi di Kota Semarang tetap kondusif pascaaksi unjuk rasa mahasiswa Undip yang digelar damai di depan Mapolda Jateng pada Sabtu, (30/8). Aksi mahasiswa tersebut berlangsung tertib sejak pukul 13.00 WIB dan berakhir dengan damai pada pukul 14.00 WIB.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam menyampaikan aspirasi.
“Alhamdulillah aksi mahasiswa berlangsung lancar, tertib, dan damai. Kami dari kepolisian sangat menghargai dan mengapresiasi hal ini,” ungkapnya pada media di Mapolda Jateng.
Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, tepat satu jam setelah aksi mahasiswa selesai, muncul aksi anarkis dari kelompok anarko yang sejak siang hanya berada di sekitar lokasi. Jumlah mereka semakin banyak menjelang sore hingga membentuk kelompok besar.
AKSI unjuk rasa dan solidaritas yang digelar kelompok Anarko di depan Mapolda Jawa Tengah pada Jumat (29/8) sore berakhir ricuh. Untuk menge
AKSI unjuk rasa dan solidaritas yang digelar kelompok Anarko di depan Mapolda Jawa Tengah pada Jumat (29/8) sore berakhir ricuh. Untuk mengendalikan situasi dan melindungi keselamatan masyarakat sekitar, petugas pun terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur.
Awalnya, aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu berlangsung aman dan tertib. Massa menyampaikan orasi di depan Mapolda sebagai bentuk keprihatinan dan tuntutan keadilan atas tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan (20), dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.
Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang pun menurunkan personel pengamanan tanpa tameng dari Sabhara serta jajaran Propam untuk mengawal jalannya aksi.
ANANG Imammudin mengecam keras tindakan penyanderaan terhadap seorang anggota Kepolisian saat peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025
ANANG Imammudin mengecam keras tindakan penyanderaan terhadap seorang anggota Kepolisian saat peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 di Kota Semarang.
Anang Imammudin adalah Ketua Presidium Front Aliansi Umat Islam Bersatu Jawa Tengah dan DIY, Anang Imammudin, merupakan mantan Presiden Mahasiswa BEM di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta.
Dalam pernyataannya pada sebuah video yang beredar di media sosial, Anang menegaskan bahwa tindakan menyandera aparat Polri saat bertugas adalah tindakan yang tidak patut dan berlebihan.
Ia menyayangkan aksi tersebut yang dinilai telah melampaui batas etika dalam menyampaikan aspirasi.
KETUA Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, AM Jumai, mengecam keras aksi anarkis dilakukan kelompok Ana
KETUA Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, AM Jumai, mengecam keras aksi anarkis dilakukan kelompok Anarko pada demo peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Semarang. (1/5)
Aksi buruh memperingati May Day tersebut awalnya berlangsung damai dan penuh simpatik, dengan partisipasi dari berbagai organisasi buruh.
Namun situasi berubah menjelang waktu maghrib, ketika sekelompok orang berbaju hitam diduga tergabung dalam kelompok Anarko mulai melakukan tindakan perusakan dan pelemparan memicu kericuhan.
“Saya secara langsung memantau dan mengunjungi lokasi aksi. Awalnya sangat bagus dan simpatik. Tapi kemudian muncul aksi brutal dari kelompok anarko,” kata AM Jumai, Sabtu (3/5).
Ini yang Jadi Pemicu Aksi Demo Anarkis di Pohuwato
#Tambang #Pohuwato #Demo #Anarkis Ini yang Jadi Pemicu Aksi Demo Anarkis di Pohuwato
Hargo.co.id, GORONTALO – Ratusan masyarakat penambang Pohuwato kembali menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik. Buntut aksi massa tersebut, Kantor DPRD, kantor Merdeka Copper Gold dan Kantor KUD Dharma Tani dirusak massa. Parahnya, Kantor Bupati yang jadi sasaran amukan hangus di bakar massa. Dari pantauan awak media di lapangan, ratusan massa menggelar aksinya di kantor Merdeka Copper…
View On WordPress