Kami tidak kebanyakan micin, kami hanya kebanyakan menelan janji-janji asin. Sudah dua ratus dua puluh dua petang, kasus penganiayaan Novel tak kunjung menemukan titik terang. Kami tidak butuh narasi persaingan bisnis online, kami hanya butuh perkembangan penyidikan yang on-time. Marwah hukum katanya harus dijunjung, tapi kau mematung kala koruptor jadikanmu tempat berlindung. Kami tidak peduli gimmick tiang listrik, kami cuma peduli keadilan dan kepastian hukum, titik! Jangan kalian kira kami hanya menolak, takut melawan, lalu lupa. Kami akan terus menolak takut, melawan lupa! #KamiMasihBersamaNovel #MenolakTakut #MelawanLupa #AngkatanPerubahan #NovelBaswedan














