Nyatanya, mimpiku masih tentang kamu
Ah klise banget rasanya kalau harus hidup dalam mimpi. Lebih indah mimpi daripada kenyataan. Gimana enggak? Mimpi aku tentang kamu melulu. Enggak mau ngeluh, tapi happy. hehe.
Kenapa beraninya dalam mimpi aja? Apa di dunia nyata aku terlihat menyebalkan? Atau memang dunia enggak pernah beri kita kesempatan kembali bersua. Pada kenyataannya, kita memang tak pernah saling berbincang lebih lama dari kisah mimpi yang aku alami. Kamu enggak se-ramah dimimpi saat nyata bertemu aku. Pokoknya mimpi itu indah, meski hanya sebatas mimpi. Gapapa kalau dibilang orang-orang cuma dimimpi kok bahagia, aslinya kan kamu bukan siapa-siapa. Peduli apa dengan kata orang? Yang ngelindur juga aku, yang sesak sampai enggak bisa napas juga aku, yang bangun-bangun terus manyun juga cuma aku. Mereka enggak tahu, begitu spesialnya aku diperlakukan olehmu dalam mimpi itu. Hahaha.









