Aluminium dan Las , Arum Sari Las & Aluminium Kawalu Tasikmalaya Berpengalaman, Call 0813-1897-0216
Aluminium dan Las , Arum Sari Las & Aluminium Kawalu Tasikmalaya Berpengalaman, Call 0813-1897-0216
Aluminium adalah salah satu logam non ferro atau logam yang tidak berkarat dan tidak dapat dilakukan magnetisasi. Aplikasi aluminium di dunia industri sangat banyak, mulai di buat sebagai kerangka konstruksi atap, dibuat sebagai kapal aluminium dan produk rumahan.
Las sendiri merupakn penyambungan dengan cara membakar. Sedangkan pengelasan sendiri merupakan salah satu termoplastik, atau semacamnya yang berupa penggabungan dua benda dari bahan-bahan tersebut dengan cara melelehkan ujung kedua benda bersama-sama menggunakan panas tinggi dan kemudian membiarkannya menjadi dingin sehingga kdua ujung tersebut menyatu. Pengelasan berbeda dengan teknik penyambungan logam bersuhu lebih rendah seperti pematrian dan penyolderan, yang harus menggunakan logam tambahan yang mudah melele dan tidak melelehkan logam dasar. Tergantung penerapannya, las boleh menggunakan logam pengisi pada sambungannya.
Pengelasan dengan metode yang sudah dikenal di sekarang ini, mulai dikenal pada abad ke 20. Sebagai sumber panas yang digunakan api yang berasal dari pembakaran gas acetylena yang kemudian dikenal dengan sebutan las karbit. Waktu itu sudah dikembangkan las listrik namun masih langka. Proses pengelasan pertama kalinya dilakukan dalam skala besar. Dengan las listrik dalam waktu singkat, Amerika Serikat dapat membuat sejumlah kapal sekelas dnegan kapal SS Liberty yang merupakan kapal pertama yang diluncurkan dengan las. Dimana sebelumnya kapal pertama yang dikeluarkan, proses pengerjaan mengguankan paku keling. Pada masa itu, muncul pula cara pertama untuk mengetes hasil pengelasan, seperti uji “kerfslag” (lekukan yang tertutup lapisan).
Pengelasan aluminium adalah salah satu cara terbaik dalam merakit atau menyambung konstruksi dan produk yang terbuat dari material Al tersebut. Tetapi ketika proses penyambungan atau pengelasan dibutuhkan skill khusus dan persiapan yang lebih dibandingkan dengan mengelas pelat baja.
Hal tersebut di karenakan material aluminium mempunyai titik lebur dan lapisan pelindung, bila bercampur dengan hasil lasan dapat menyebabkan terjadinya cacat las. Oleh sebab itu setiap welder yang akan memproduksi barang dari material aluminium ini harus dilakukan sertifikasi welder.
Cara mengelas aluminium dengan las listrik supaya hasilnya kuat dan rapi
Solusi yang tepat untuk menyambungkan aluminium adalah melalui pengelasan. Proses ini sangat membutuhkan presisi terbaik untuk menghasilkan sambungan yang kuat. Langkah-langkah pengerjaannya yang cukup rumit, proses pengelasan aluminium ini memerlukan perlatan pendukung yang lengkap, kesabaran dan kehati-hatian serta pengalaman yang memadai.
Seorang tukang las memang kerjaannya mengelas namun drai fakta tersebut bukan berarti aluminium tidak dapat dilas. Kenyataanya bahan ini tetap bisa dilas hanya saja prosesnya jauh lebih sulit dibandingkan dengan baja. Hal tersebut aluminium mempunyai kalor jenis dan daya hantar panas yang tinggi, paduan aluminium gampang teroksidasi, koefidien muainya besar, selisih perbedaan kelarutan hidrogen yang besar, berat jenisnya rendah, serta cair dan viskositasinya rendah.
Berikut ini ada beberapa cara untuk proses pengelasan secara baik dan benar yaitu sebagai berikut :
Alat dan Bahan yang digunakan :
Mesin las listrik TIG (Tungsten Inert Gas), sengaja menggunakan arus listrik AC untuk meluruhkan lapisan oksida
Gas AR (Argon), berguna sebagai perisai yakni melindungi tubuh selama proses pengelasan berlangsung
Kawat las aluminiumm biasanya kawat ini akan meleleh pada suhu berkisar antara 300-400 derajat celicius
Langkah-langkah pengerjaan :
Mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan mengenakan pakaian pendukung keamanan yang meliputi masker las, sarung tangan tahan api, kemeja lengan panjang dan celana jeans panjang. Dan yang paling penting dalam proses pengelasan menggunakan mesin TIG akan menghasilkan radiasi ultraviolet yang tinggi.
Bahan aluminium mempunyai lapisan aluminium oksida di permukaan luarnya yang hanya dapat dilelehkan pada suhu panas yang jauh lebih tinggi dari pada aluminium itu sendiri. Supaya hasil pengelasan nantinya bagus, anda juga harus membuang lapisan tersebut. Caranya yaitu dengan menyemprotkan aluminium tadi menggunakan aseton lalu bilas dengan air bersih dan jemur di bawah terik matahari. Setelah bahan aluminium ini mengering, gosok seluruh permukaannya memakai sikat stainless steel untuk memastikan seluruh lapisan aluminium oksidanya sudah menghilang.
Sebelum menggunakan kawat las aluminium, lebih baik dibersihkannya terlebih dahulu. Agar anda bisa mengandalkan cairan pembersih pada barsif untuk menyucikan kawat tersebut. Dengan begitu, kualitas hasil pekerjaaan anda pun akan lebih terjamin.
Mencoba untuk berlatih mengelas aluminium sebentar untuk membiasakan tangan anda dalam menguasai peralatan kerja. Menyalakan mesin TIG, kemudian tahan posisinya pada jarak sekitar ¼ inci dari bahan aluminium dengan posisi kemiringan sekitar 10 derajat. Jangan meletakkan mesin las terllau jauh karena akan menimbulkan percikkan api yang lebih banyak sehingga mesin sulit dikendalikan. Gerakan mesin dengan cara di dorong secara hati-hati di sepanjang jalur yang ingin di las. Sedangkan kawat las di posisikan pada sudut 90 derajat dari mesin. Jarak antara mesin las dan kawat agar jangan sampai bersentuhan langsung pasalnya bisa menimbulkan hasil yang buruk.
Saatnya untuk praktek langsung. Memanaskan terlebih dahulu bahan aluminium yang akan di las agat lebih gampang atau mudah untuk di sambung. Jangan pernah melewati proses ini karena dapat menyebabkan lemahnya ikatan las yang terbentuk. Suhu yang ideal itu sekitar 176 derajat celcius. Atur amper pada posisi 1 A per 0,025 mm.
Memulailah melakukan pengelasan dengan mengatur mesin las aluminium supaya tidak melebihi diameter nozle pada mesin las TIG. Contohnya jika anda menggunakan nozle selebar 1/4 , maka ujung tungsten pun tidak bida melebihi ¼ dari nozle tersebut.
Letakkanlah ujung kawat las aluminium berhimpitan dengan aluminium yang akan dilas. Kemudian tarik las tersebut sepanjang 3 mm, lalu lelehkan kawat tadi sampai kapasitasnya cukup memadai digunakan untuk penyambungan. Tempelkan dan lelehkan pada bidang yang akan di idi sambil tetap berpindah ke bidang selanjutnya secara perlahan-lahan. Gerakan mesin TIG yang benar adalah dengan cara di dorong bukan ditarik. Selanjutnya proses penempelan lelehan kawat aluminium ini sampai seluruh sendi aluminium tersambung dengan sempurna.
SUPPORT CHANNEL ARUM SARI LAS & ALUMINIUM TASIKMALAYA
Arum Sari Las & Aluminium Tasikmalaya melayani pengerjaan pembuatan pagar rumah, pintu, teralis, railing tangga, ranjang besi, tangga putar, meja makan besi, rak besi minimalis, ayunan besi, kursi dan rangka atap baja/besi ringan.
Jam Buka :
07.00 – 21.00
0813-1897-0216
Alamat : Jl. Sambong Asem, RT.04/RW.01, Mangkubumi, Kec. Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat 46181
FOLLOW SOCIAL MEDIA
Fanspage : https://www.facebook.com/Arum-Sari-Las-Aluminium-103450515371245
Instagram : https://www.instagram.com/arumsarilasaluminiumtasik/













