[7/50] Rumah Kertas: Tentang Semesta Perbukuan Saya nggak pandai berdandan dan terlalu malas untuk memasak. Satu-satunya kemampuan yang bikin saya percaya diri adalah membaca. Emang biasa aja sih, toh kamu juga bisa melakukannya, kan. Maka, perkenankan saya menceritakan sejenak buku-buku yang telah saya baca. . Betapa buku dapat mengubah kehidupan dan jalan hidup seseorang, tentunya. Buku bisa membuatmu tersandung, terjepit, bahkan mati. Bayangkan jika kamu dapat kiriman buku yang ternyata salah kirim, harusnya buku itu untuk temanmu yang meninggal ditabrak mobil karena terlalu fokus membaca buku puisi kesukaannya. Itulah yang terjadi sama tokoh perempuan dalam buku Rumah Kertas ini. Lalu ia bertekad untuk mengembalikan buku kepada si pengirim. Dalam perjalanannya, ia malah menemukan banyak kejutan tentang semesta perbukuan. . Di sela-sela tantangan baca buku perminggu. Untuk mengisi waktu luang, saya mencari buku yang sebagai teman sekali duduk. Dan buku itu jatuh kepada Rumah Kertas yang banyak direkomendasikan oleh khalayak pembaca. Beberapa kali saya merenungi pemaparan tentang kehidupan seorang pencinta buku. Hal-hal gila dilakukan hanya karena sebuah esensi hingga berujung sia-sia. Itu mungkin bagi orang yang melihatnya aja. Tapi nggak bisa dibilang sia-sia juga kalau yang menjalankannya bahagia, gitu kan? Jangan sampe bahagia di atas penderitaan orang lain aja. Mau bahagiain aku juga boleh, gampang kok. Traktir buku aja wkwk.. . . . #bukumia #bacabuku #novel #bacaanbagus #referensibukubagus #book #bookstagram #bookish #booklover #instabooks #books #booknerd #bookworm #bookshelf https://www.instagram.com/p/CBGSsIUB4sD/?igshid=11m9cxht05i39








