Saat mulai mengeluh beban kerja semakin berat. Hidup yang pas-pasan. Barangkali butuh jedah sejenak. Mengistirahatkan fisik dan mental sebentar saja. Sebelum bertarung dengan kehidupan dunia.
Lihatlah sosok wanita dan laki laki itu selalu berusaha tegar dihadapanmu. Meski dikepala mereka penuh dengan beban. Hatinya sering sesak menelan pahitnya kehidupan. Tetapi mereka tidak pernah mengeluh sedikitpun terhadap segala keadaan. Meski mereka harus menahan kantuk, rela kehilangan jam tidur, hanya demi masa depan anak anaknya. Dengan ketegaran hati dan kelapangan mereka menghadapinya.
Di luar sana juga banyak seseorang yang terlihat biasa biasa saja bahkan hidupnya terlihat selalu nyaman dan enak ternyata dibalik itu berbagai ujian kehidupan menerpa mereka. Hanya saja mereka pandai menutupi dengan rasa syukur dan menerima segala pemberian Allah.
Memang dunia adalah tempat ujian jadi segala hal yang terjadi adalah bentuk ujian untuk kita. Baik berupa kesedihan maupun kebahagiaan
Termasuk beban kerja semakin hari semakin banyak.
Apakah memang diri ini tidak mampu atau hanya kurang bersyukur?
Tentulah semua orang diuji sesuai dengan kemampuanya. Bila mulai merasa lelah, penat, tidak mampu dengan ujian yang Allah berikan barangkali kita butuh jeda sejenak.
Lalu kembali memulai segalanya dengan melibatkan Allah. Karena kita hanyalah manusia yang tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Mereka yang terlihat selalu bahagia bukanlah mereka yang tidak pernah sedih, susah, dan menderita. Semua itu tentang seni mengolah hati, pikiran, dan emosi. Perbanyak sabar, syukur, dan merubah beban atau masalah sebagai tantangan untuk diri agar lebih baik lagi dan lagi.
#catatandiri 50222











