seen from United States

seen from Malaysia

seen from Bulgaria
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from Australia
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Japan
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Japan

seen from Japan

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
Ya Allah tampakanlah kepada kami sesuatu yang benar saja (Fakta). Jangan Lah engkau menampakan sesuatu yang keliru (Fitnah), sehingga hal tersebut kami yakini benar.
Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang selamat.
Reposted from @bappenasri Hai #SahabatPembangunan, mulai sekarang, yuk kita saring sebelum ‘sharing’ agar kita tidak mudah tertipu hoaks virus Corona. Cek ricek dulu informasi yang kita dapat sebelum disebarkan ya! 🤔📝 . Hati-hati, menyebarkan berita hoaks seputar #Covid19 sama berbahayanya dengan pandemi itu sendiri lho. Kamu tentu tidak mau menjadi penebar keresahan kan? 🙅🏻♀️🙅🏻♂️ . Jika kamu menerima pesan/berita hoaks, langsung laporkan ke @aduankonten.official atau WhatsApp ke +628119224545 dan e-mail ke [email protected] ya! 📝 . #LawanCovid19 #LawanHoax #BeritaHoax #Bappenas - #regrann https://www.instagram.com/p/B_lNS2qjKKj/?igshid=1v6d8wz77u38g
Ketua DPR Nilai Debat Keempat Tujukan Kekecewaan Capres Karena Sering Difitnah
Inanews - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengomentari perhelatan debat keempat antar calon presiden (capres) di Hotel Shangrila, Jakarta, Sabtu (30/3). Menurutnya, debat tersebut menunjukkan kedua capres lelah dengan ujaran fitnah yang beredar di masyarakat. "Dua sosok calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kecewa dan sudah terluka akibat fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/3). Dia mengungkapkan, hal itu berdasarkan ucapan Jokowi yang mengakui sering dituduh PKI dan Prabowo mengaku sering dituding sebagai khilafah saat debat. Dia menilai ucapan itu sebagai ungkapan kekecewaan. "Pengakuan itu jelas-jelas memperlihatkan kekecewaan kedua sosok capres itu. Bahkan Prabowo sampai harus mengungkap sekilas latar belakang ibu yang melahirkannya," jelasnya. Politikus Partai Golkar ini menegaskan capres-cawapres 2019 sudah melalui tahapan seleksi yang ketat. Sehingga sudah pasti memiliki kredibilitas yang mumpuni. "Semburan fitnah yang bertujuan mencoreng citra atau kredibilitas kedua sosok capres itu sama sekali tidak masuk akal," ujarnya. Maka dari itu Bambang berharap tak ada lagi kampanye hitam terhadap para capres-cawapres saat ini. Sebab, lanjutnya, melakukan kampanye hitam sam saja dengan merendahkan martabat Indonesia. "Sebab, fitnah dan ujaran kebencian yang ditujukan ke pribadi Capres Joko Widodo maupun Capres Prabowo Subianto sama artinya dengan merendahkan martabat bangsa Indonesia," tandasnya. Sebelumnya, Calon Presiden Prabowo Subianto mengakui kerap dituduh kubu Joko Widodo mendukung khilafah. Dengan tegas pensiunan jenderal bintang tiga itu mengatakan fitnah itu sangat kejam. "Saya ingin bertanya apakah Pak Jokowi tahu ada yang mendukung Pak Jokowi menuduh yang tidak tepat untuk saya? Seolah-olah saya meminta khilafah, olah-olah saya taruh tahlilan dan sebagainya. Ini tak masuk akal, "tutur Prabowo di Hotel Shangri-La Jakarta , Sabtu (30/3). Dia yakin Jokowi sebagai seorang patriot, pancasilais dan nasionalis tidak akan merestui itu. "Nyawa aku berjuang untuk Pancasila. Sungguh kejam. Aku percaya Pak Jokowi tak perlu merestui itu," kata Prabowo. Ketika diberi kesempatan menjawab, Jokowi juga menerima jika meminta itu tidak benar. "Saya juga percaya kok Pak Prabowo pancasilais, nasionalis dan patriot. Tapi masalah tuduh menuduh saya juga banyak dituduh, 4,5 tahun saya dituduh Pak Jokowi itu PKI. Banyak nuduh seperti itu," ungkapnya. "Saya biasa-biasa saja, tak pernah bertanggung jawab. Mari kita bersama-sama membumikan Pancasila, beri contoh baik sebagai pemimpin, tak saling hujat, saling hina. Bagaimana tak memberi contoh baik saling bertukar, berkawan, bersahabat," tandasnya. Read the full article
Unggah hoaks kecelakaan Lion Air, wanita 30 tahun ditangkap
Liputanviral - Wanita berinisial A (30) berurusan dengan polisi gara-gara tak hati-hati menggunakan media sosial. Dia ditangkap karena memposting berita bohong alias hoaks tentang kecelakaan pesawat Lion Air melalui akun Facebook bernama Anisa Repa. "Tersangka ditangkap di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Jumat 2 November 2018 pukul 21.00 WIB," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (4/11/2018). Kepada polisi, A mengaku memposting konten tersebut hanya sebagai bentuk ungkapan belasungkawa kepada korban. Namun cara yang dilakukan salah karena potongan video yang diunggah tak sesuai. "Dia memposting potongan video yang tidak benar tentang jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang setelah melihat berita di televisi," kata Dedi. Dalam hal ini, polisi tidak menjerat tersangka dengan Undang-undang ITE. Wanita tersebut dipersangkakan melanggar Pasal 14 ayat 2 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. "Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun," bunyi pasal tersebut. Read the full article
Kasus hoaks Ratna Sarumpaet, giliran Dahnil Anzar diperiksa Polda Metro
Liputanviral - Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dahnil dipanggil terkait kasus hoaks tersangka Ratna Sarumpaet. Pantauan merdeka.com, Dahnil yang memakai baju lengan panjang warna putih tiba di lokasi sekitar pukul 10.15. Ia didampingi beberapa pengacaranya. "Yang jelas hari ini saya datang dengan gembira dan seperti biasa saya juga suka kok dipanggil-panggil begini, kemarin juga dalam kasus Novel tiba-tiba, nggak juntrungannya dari mana, tiba-tiba kemudian saya dipanggil, hari ini saya dipanggil," kata Dahnil di lokasi, Selasa (16/10). Kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini, ia dengan senang hati memenuhi panggilan sebagai saksi untuk tersangka Ratna. "Tentu saya dengan senang hati, dengan gembira melayani pertanyaan dari penyidik," ujarnya. Dalam pemeriksaan ini, ia akan menyampaikan sesuatu hal yang luar biasa kepenyidik. Dalam hal ini, ia enggan mengatakan hal itu ke awak media. "Nanti setelah ini, akan sampaikan ada yang luar biasa penting, dan nanti luar biasa penting itu akan saya sampaikan. (Soal apa?) Oh banyak hal, dan pak Prabowo tahu," katanya. Read the full article
Asep Dibunuh, Beredar Hoaks Membuat Warga Rumpin Ketakutan
Inanews - Pasca temuan jasad Asep 27, warga Kampung Panoongan, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor beberapa hari lalu, muncul info aksi balasan. Jasad Asep ditemukan di pinggir jalan Rancabungur – Putatnutug. Kini beredar informasi dari mulut ke mulut, warga dua kampung sekitar TKP yaitu Kampung Parung Lengsir dan Kampung Karihkil Desa Karihkil Kecamatan Ciseeng merasa terancam. Ini akibat ada isu penyerangan ke wilayah mereka oleh warga Rumpin. Akibatnya ratusan ibu – ibu dari dua kampung itu mendatangi Kantor Desa Karihkil meminta perlindungan keselamatan malam hari. “Kami sudah dua hari ini tidur gak nyenyak dan was-was karena ada kabar kampung kami akan diserang. Kami meminta pihak desa dan kepolisian dapat melindungi.” kata seorang ibu bernama Via 47, warga Kampung Parung Leungsir kepada wartawan. Hal senada diungkapkan Dewi 42, yang mengaku terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena setiap malam suaminya harus ikut ronda menjaga kampung. Kepala Desa Karihkil, Ahmad Dasuki mengantakan pihaknya bersama polisi berjanji akan melindungi segenap warga masyarakat bilamana memang terjadi penyerangan. “Tentu kami akan menghadang agar tidak ada penyerangan. Saya harap warga masyarakat Desa Karihkil tidak usah panik. Kasus perkara pembunuhan yang terjadi sudah ditangani pihak kepolisian,”kata Dasuki. Kapolsek Rancabungur, Iptu Suparno kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tewasnya Asep. “Untuk pelaku saat ini sudah diketahui dan masih dikejar. Kami meminta masyarakat untuk menjaga keamanan dan tidak terprovokasi isu – isu tidak benar apalagi yang memprovokasi. Kami akan lakukan patroli tiap malam dibantu Polsek Parung, dan akan berjaga bersama warga di tiap gang,”ujarnya. Terpisah, Fatimah 50, ibu korban mengatakan, meski terpukul perasaannya karena kehilangan anak laki – laki kesayangannya, namun keluarga sudah mengikhlaskan. “Anak saya itu baik, penurut, rajin ibadah dan tidak macam-macam. Saya minta pelakunya segera ditangkap dan dihukum,” pintanya. Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, beredar kabar penyerangan yang terjadi di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, akibat kasus pembunuhan salah seorang warga, itu kabar bohong alias hoaks. “Nggak ada itu (penyerangan). Hoaks. Isunya beredar dari kemarin,” ujar AKBP Dicky. Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini memastikan, betul ada kasus pembunuhan tersebut dan pelaku sudah ditangkap. Penyidik masih menyelidiki pembunuhan tersebut. “Ada yang dibunuh. Pelakunya sudah ditangkap. Motifnya masih diselidiki,” kata AKBP Dicky. Kapolres sekali lagi menegaskan, pesan yang beredar warga Rumpin hendak membalas dengan serangan adalah hoax. “Waspada dan berhati-hati itu buntut dari kejadian yang mayat ditemukan di kharikhil…ga taunya itu mayat warga rumpin…dan warga rumpin ga terima…nyawa harus dibayar dengan nyawa. Infonya desa 7 desa dari rumpin mau ada pemyerangan. “Ibu dan anak” lagi diungsikan. Dan pihak kepolisan sudah berjaga jaga fu kantor desa kharikhil,” demikian cuplikan isi pesan yang beredar. “Ini cuplikan berita berantai yang tidak benar” katanya. Read the full article
Sebarkan Berita Hoax tentang Adanya Perampokan, Pria Medan Ini Ditahan
Inanews – Pemilik akun Instagram @medaninfo88 ditangkap unit Pidum Polrestabes Medan karena menyebarkan kabar hoaks. Pelaku mengabarkan terjadi perampokan di di komplek perumahan Cemara Asri dan tersebar di akun Instagram @medaninfo88 dan ternyata peristiwa itu terjadi di Penang Malaysia. Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menyatakan, pihaknya berhasil menangkap Jiwi pemilik akun Instagram @medaninfo88 yang beralamat di Jalan Malaka No 51, Kelurahan Padau Hilir, Kecamatan Medan Timur. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai management di Medan Night Market yang berada di Jalan Adam Malik ini ditangkap berdasarkan surat laporan: LP/ 2071 / K / IX / 2018 / SPKT Restabes Medan , tanggal 22 September 2018. "Dia kita amankan di Komplek Perumahan Cemara Asri Medan pada 21 September 2018 sekitar pukul 22.00 WIB," kata Putu, Rabu (26/9/2018). Putu menceritakan, pada Sabtu (22/9/2018) personel unit Pidum Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan terkait lokasi curas (perampokan) yang menurut kabar terjadi di komplek perumahan Cemara Asri dan tersebar di akun Instagram @medaninfo88. "Rupanya saat kita datang ke lokasi yang dimaksud dan bertanya kepada satpam komplek perumahan, tidak ada terjadi kejadian curas seperti yang disebar oleh akun Instagram @medaninfo88. Kita menyelidiki ternyata kejadian itu terjadi di Penang, Malaysia," kata pria dengan melati dua dipundaknya ini. Maka dari itu, kata Putu, tim langsung mencari profile @medaninfo88 dan diketahui bahwa pemilik akun bernama Jiwi. Pada Senin (24/9/2018) sekitar pukul 21.00 WIB Kanit Pidum bersama anggota sedang melaksanakan penyelidikan kasus lain di Medan Night Market. "Karena kita mengetahui Jiwi bekerja di sana, kita langsung melakukan interogasi tertutup terhadap Jiwi. Dan yang bersangkutan mengaku bahwa dirinya pemilik akun @medaninfo88 dan benar telah menyebarkan berita berupa video kasus curas yang terjadi di perumahan Cemara Asri,"ujar Putu. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, sambung Putu, pada Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 21.00 WIB Jiwi ditangkap personel Unit Pidum Polrestabes Medan. "Setelah itu kita juga lakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan melakukan penyitaan terhadap handphone Samsung yang digunakan tersangka untuk mengunggah kabar hoaks tersebut,"katanya. Yang bersangkutan, sambung Putu dikenakan dengan Pasal 28 ayat 1 UU ITE. Read the full article