KANWIL Kementerian Haji dan Umroh Jawa Barat (Jabar) mencatat pada pekan pertama pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada pelaksa
KANWIL Kementerian Haji dan Umroh Jawa Barat (Jabar) mencatat pada pekan pertama pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada pelaksanaan haji 1447 H/2026 Jabar baru 454 calon jemaah haji yang melunasi Bipih, dari 29.372 calon Jemaah yang berhak lunas.
Sedangkan untuk tingkat nasional angkanya masih di bawah 1 persen atau 0,95 persen (1416 orang dari 201 ribu) hingga akhir November 2025.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat Boy Hari Novian mengakui capaian angka pelunasan tersebut masih rendah. Pelunasan tahap pertama telah dimulai sejak 24 November 2025 hingga 23 Desember 2025.
“Rendahnya pelunasan Bipih dikarenakan adanya kendala dalam penginputan istitoah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kota/kabupaten. Saat ini istitoah menjadi syarat calon Jemaah haji melakukan pelunasan. Kami pun terus memantau proses istitoah ke Dinkes kabupaten/kota di Jabar,” ungkapnya.














