seorang pria naif
Kau hanya bisa berkata suka tanpa berani bertegur sapa ..
Kau hanya berani berkata cinta kala jarak memisahkannya ..
Kau terus memendam rasa tanpa berani mengungkapkannya ..
Kau terus berangan dirinya tanpa ada tindakan nyata ..
Terus saja begitu hingga hatinya dimiliki pria nyata ..
Terus saja begitu hingga semua seperti yang sudah – sudah ..
Semua akan terus seperti itu ,dan untumu duka yang tersisa ..
Semua akan terus seperti itu, dan dia mendapatkan pria hebatnya ..
Entah mengapa selalu seperti ini yang terjadi ..
Entahlah mengapa tak bosan kau dengan ini ..
Layaknya kutukan hati seorang pria naif ..
Layaknya kutukan untuk seorang pria munafik ..
Tak pantas kau dicinta ..
Tak pantas kau mencinta ..
Hanya berani memandang dari jauh saja ..
Tanpa ada ironi yang dapat kau cipta ..
Hingga sangkakala tertiup pun akankah kau tetap seperti itu ?
Tak malukah kau dengan itu ?
Tak bosan kah kau dengan itu ?
Membiarkan rasa mengalir pergi
Membiarkan cinta berhembus pergi
Membiarkan semua datang dan pergi tanpa ada arti
Membuat semua terjadi tanpa makna berarti …














