Penuh Syukur dan Bahagia untuk 2014
Bismillahhirohamannirohim
Alhamdulillahirobbil Al’aamiin
Tahun 2014 sudah terlewati dengan warnanya sendiri, kayaknya baru kemaren aku menuliskan rasa syukur atas tahun 2013 yg cukup banyak memberikan pengalamannya sendiri. Emmm tahun 2014 kemarin salah satu tahun yang harus disyukuri terus, kenapa salah satu? Karna aku berharap tahun tahun selanjutnya adalah tahun yg penuh berkah seperti tahun 2014.
Diawali dengan umurku yg menjadi 20, ya babak baru dalam hidup, dimana semua pergejolakan jiwa dan hati baru di mulai. Alhamdulillahnya adalah aku masih dan terus di kelilingi orang-orang yg sayang sama aku. Kemudian hampir seluruh keinginan di tahun 2014 berhasil kuraih. Kerja Praktek sudah berhasil kulalui dengan baik, yaa walaupun melenceng dari target awalnya. KKN pun begitu, berhasil tercoret dari daftar keinginan di tahun 2014 ya walaupun juga melenceng dari target, tapi setidaknya aku mendapatkan teman KKN yang kompak, semoga KKN kita besok lancar semua ya keluarga Krangganku. Untuk kehidupan kampus yg tahun 2013 sempat membuat kecewa, Alhamdulillah tahun 2014 kembali membuat tersenyum, IP kembali normal dan IPK langsung melejit. Ya, akhirnya bisa membuat mama papa kembali bangga padaku.
Oh ya Alhamdulillah, Mas Ryan juga sudah mulai bekerja, aku tau betapa keras perjuangan dia untuk bisa belajar bekerja seperti sekarang. Ya setelah sebelumnya mungkin emmm bisa dibilang hampir tertipu, tapi sekarang dia telah mendapat kebahagiannya sendiri dengan caranya sendiri. Dan Mas Ryan, kamu harus tau betapa bangganya aku sekarang karna kau telah berjuang dengan usahamu sendiri dan dapat menganggat derajat papa dan mama. Aku bangga mas, dan gak segan-segan meneritakannya ke orang-orang yg bertanya padaku.
Daaaan, for my love life. Alhamdulillah, setelah setahun mencoba bangkit, dan memantaskan diri Allah Sang Maha Cinta memberikan ornag yg mampu membuatku kembali tersenyum dan menambal luka-luka yg ada. Dengannya aku merasa benar-benar menjadi aku, tanpa mencoba menjadi orang lain, atau berpura-pura untuk tampil sempurna. Cukuplah aku dengannya saja, dengan paket lengkap yg sudah dberikan Allah pada dirinya. Ya, ditahun 2014 kemarin sudah menjadi milik kita, semoga untuk 2015 ini dan seterusnya pun begitu. Terimakasih mas Fakhrian :)
Ya, banyak hal yg di syukuri di tahun 2014 dan gak bisa disebutin satu per satu. Sekarang untuk 2015 ini berharap dan berdoa semoga semua kebahagiaan, rasa syukur di tahun 2014 kemarin juga ada di tahun 2015 ini. Yang pasti semoga tahun 2015 ini aku bisa lulus, dan doa yg sederhana adalah di malam tahun baru besok aku bisa berkumpul lagi dengan papa mama dan mas ryan yang malam tahun baru ini harus merayakannya sendiri-sendiri.
*Tahun ketiga melewati tahun baru di Semarang, Kangen papa mama mas ryan dan mas rian*







