-Jumat Senja- masih segar diingatanku senja Jumat terakhir ku denganmu.. dengan tidak malunya menghampirimu, membuatmu kesal dengan sikap anak kecilku.. hanya memegang handphone sejak awal bertemu karna takut menghancurkan moodmu.. justru aktifitas bodohku menambah kekesalanmu.. mungkin aku memang selalu menjadi anak kecil bagimu.. menjadi patung antara kamu dengan temanmu yang sedang beraktifitas.. hanya menumpang mandi dan diam seribu bahasa.. lalu diantar pulang dengan harap mengikuti kembali.. Jumat Malam yang terakhir kita.. Dimana kita sama-sama melupakan masalah dan hanya berbahagia atas kita.. Aku rindu.. rindu ini semakin menggebu.. Aku rindu sampai menyesakkan hatiku.. Aku rindu dengan Jumat Malam terakhir kita.. Aku rindu kecupan ringanmu.. Aku rindu pelukan hangatmu.. Aku sangat merindukanmu.. Aku bahkan hampir merasa gila karena merindukanmu.. Aku rindu aroma tubuhmu.. Aku rindu tarian kebahagianmu.. Aku rindu caramu menggodaku.. Aku rindu sampai batinku ikut menyerukan namamu.. Rindu ini sangat menyessakkan hatiku.. Apa kamu merasakan saat aku merindukanmu se sesak ini? untuk kamu yang selalu ku panggil lewat doa, dari aku yang selalu kamu panggil anak kecil











