Penyegaran Mata di Pacitan
Apa kata yang terlintas di benak anda mendengar Pacitan? Kalau saya sih SBY hha..
Senang sekali untuk kali kedua, hari Selasa kemarin bertepatan dengan imlek bisa main ke Pacitan walau naik motor dengan waktu tempuh 3,5 jam dari Yogyakarta..
Saya benar² tercengang ketika memasuki daerah teman saya di Penggung, Nawangan, Pacitan.
Daerah tersebut adalah perbatasan Jawa Tengah (Wonogiri) dgn Jawa Timur (Pacitan). Akses masuk kesana sangat menegangkan menurut saya karena kami harus mendaki gunung(dengan motor) sampai² kami nyungsep 1 Kali.
Daerah tersebut sempat terkena longsor di tahun 2018 kemarin sisa²nya masih bisa kami lihat langsung. Jalan cor coran yang tertimbun tanah, rumah yg tertimbun dll. Namun unik bagi saya ketika mereka yang ada di desa tersebut tidak mau mengambil tawaran untuk pindah. Saya mencoba memahami alasan mereka yaitu keluarga mereka di desa itu semua. Pengamatan Saya Biasanya dalam satu desa di Indonesia kebanyakan memang masih satu keluarga. Saya coba tanyakan ke salah satu teman Saya, mahasiswa Amikom yg asli sana.. Allhamdulillah dia lebih realistis untuk pindah ke daerah yg lebih safety sambil Saya membujuk dia untuk masuk ke eksekutif pemerintahan agar dapat memperbaiki jalan dan ekonomi warga atau minimal legislatif sbg batu loncatan ke eksekutif.
Tentu yg paling istimewa dari Daerah dingin tersebut adalah ketika makan. Beruntung kami sudah di siapkan menu spesial ikan nila yg dipanen dari kolam di belakang rumah + sambal,sayur rebung dan sayur lainnya..puas sekali rasanya.
Alam di sana benar² mengingatkan saya untuk terus bersyukur karena bisa mengenyam pendidikan di kota dengan berbagai kemudahan.
NB:sengaja saya upload foto yg tidak ada muka saya




















