KABAR DUKA
Hari ini aku mendapat kabar bahwa orang yang ditunggu-tunggu; setiap saat, telah memilih dirinya. Sakit kok tapi tidak berdarah? Harus kah bersedih? Harus kah bahagia? Tapi kok orang yang disana saja sedang Berbahagia mengapa harus ditangisi? Bukannya pernah sebelumnya seperti itu? Hei, hati bukan kah kau sudah terlatih? Untuk apa bersedih? Tenang sekarang sudah ada yang memperhatikan; tak perlu khawatir sampai kapan pun dia akan selalu baik-baik saja dan tak lupa bahagia Mau sampai kapan pun kau tak pernah dilihat olehnya yang terlihat hanya pengabaiannya saja, lihat pesan mu? Hanya di read, hanya di diamkan saja. Sudah hati lelah bukan? Bahkan untuk mengetik pesan tadi saja gemetar jemari ini. Hello, aku masih hidup loh belum mati; jangan anggap aku benda mati Nah loh kelar hidup lu fi, yang sana dah ada lu masih stay aja; eh belum kelar sih hidup gw skripsi aja belum kelar ~bhahaha banyak juga yang harus dikelarin Hahaha, capek tertawa menutupi semuanya. Benar katamu hidup bukan soal cinta melulu; makin kesini aku semakin faham banyak lika-liku untuk menuju masa depan Oke sekarang fokus; God help me please! Semangaat 😉 Ps: Just remember, jangan tempel kata forever di setiap relation takutnya it’s over; pembelajaran sebelumnya Jakarta, 17 april 2017












