Energi Kebaikan #energikebaikan #bukitasam #bulanpenuhrahmat #beyondramadhan #ngabuburit https://www.instagram.com/p/ByREgyFF6_KdJjJ_QRed5_cb2Fw7qbJk1LAT8g0/?igshid=1fict9pxm73j8
seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Spain

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from Germany

seen from Singapore
seen from China

seen from Peru
seen from United Kingdom
seen from Russia
seen from United States

seen from Syria
seen from China
Energi Kebaikan #energikebaikan #bukitasam #bulanpenuhrahmat #beyondramadhan #ngabuburit https://www.instagram.com/p/ByREgyFF6_KdJjJ_QRed5_cb2Fw7qbJk1LAT8g0/?igshid=1fict9pxm73j8
Jual Saham Treasure Rp1,95 Triliun, PTBA Dapat Capital Gain 49 Persen
Inanews - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil melakukan penjualan saham treasuri dari buyback periode 2013-2015 pada 2 April 2019 dan 8 Mei 2019 dengan nilai Rp 1,95 Triliun. Adapun total penjualan saham treasuri tersebut sebesar 553,89 juta lembar saham, dengan rinciannya sebagai berikut. Pada 2 April 2019 terjual 63,17 juta lembar saham dengan harga Rp 4.220 per lembar saham. Kemudian pada 8 Mei 2019 terjual 490,72 juta lembar saham dengan harga Rp 3.400 per lembar saham. Dengan hasil dua kali penjualan tersebut maka harga rata-rata penjualan saham treasure sebesar Rp 3.494 per lembar. Penjualan saham treasuari tersebut membuat PTBA mendapatkan capital gain(keuntungan dari penjualan aset modal) sebesar 49 persen dari harga rata-rata pembelian. Penjualan terbesar saham treasuri terjadi pada 8 Mei 2019 lalu dengan total nilai Rp 1,67 triliun. Penjualan dilakukan melalui mekanisme pasar negosiasi dengan settlement T+0. Arti settlement T+0 yakni penyelesaian dilakukan pada hari bursa yang sama dengan terjadiknya transaksi bursa. Bukit Asam berhasil menjual saham treasuri ini di tengah terkoreksinya harga saham PTBA setelah cum-dividen (tanggal terakhir bagi investor yang ingin membeli saham tertentu dan berhak untuk mendapatkan dividen perusahaan yang telah diumumkan). “Penjualan saham treasuri ini harus dilakukan. Karena sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) NO 30/POJK-04/2017, batas waktu pengalihan saham treasuri ini di akhir Mei,” ujar Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/5/2019). Jadi, lanjut dia, jika sampai batas waktu tersebut belum dialihkan maka saham treasuri berpotensi dihapus Hasil penjualan saham treasuri ini nantinya akan digunakan PTBA untuk pembiayaan proyek-proyek pengembangan Bukit Asam yang saat ini sedang berjalan. Terutama buat proyek gasifikasi untuk mendukung program hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Read the full article
Pertamina dan PTBA Kolaborasi Bangun 'Pabrik Gas' dari Batu Bara
Liputanviral - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc, menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan hilirisasi mulut tambang batu bara PTBA Peranap Riau. Penandatangan ini dilakukan oleh Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dan CEO Air Products Seifi Ghasemi, dengan disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno, Rabu (16/1/2019) di Jakarta. Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman kerja sama hilirisasi batu bara menjadi dimethylether (DME) yang dilakukan oleh ketiga perusahaan ini pada 7 November 2018 lalu di Allentown, Amerika Serikat. Melalui Pokok-Pokok Perjanjian Pembentukan Perusahaan Patungan ini, PTBA, Pertamina dan Air Products bersepakat untuk mendirikan perusahaan joint venture yang bergerak di bidang bisnis pengolahan batubara dan produk turunan batu bara. Sebelum pembentukan perusahaan patungan, ketiga perusahaan akan melakukan studi kelayakan bisnis dan komersial terlebih dahulu. Melalui teknologi gasifikasi, batu bara akan diubah menjadi gas sintetik yang kemudian akan diproses kembali menjadi produk akhir (jadi). Rencananya, pabrik hilirisasi batubara ini akan dibangun di Peranap, Riau. Nantinya, PTBA akan menyuplai batu bara dari area tambang Peranap ke perusahaan joint venture untuk diolah menjadi produk akhir yang akan dijual ke Pertamina. Sementara itu, optimasi desain teknologi pengolahan akan dilakukan oleh Air Products and Chemicals Inc. Menteri BUMN Rini Soemarni menyambut baik kerja sama ini dan mengharapkan agar realisasi berdirinya hilirisasi batubara ini segera terwujud. "Indonesia harus tetap mengembangkan industry hilirisasi batubara bukan hanya dalam rangka mengurangi impor tapi mengembangkan ekspor," ungkapnya dalam keterangan tertulis. Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengungkapkan hilirisasi yang dilakukan PTBA ini diperkuat dengan total sumber daya batu bara sebesar 8,3 miliar ton dan total cadangan batubara sebesar 3,3 miliar ton. "Produk DME yang dihasilkan dari proses hilirisasi batubara ini sebagai pengganti LPG yang sebagian besar masih di impor, sehingga secara langsung dapat menghemat devisa negara," ungkap Arviyan. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan, kerja sama Pertamina dengan Bukit Asam serta Air Products adalah langkah strategis bagi semua pihak, untuk meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional, melalui pemanfaatan DME. "Sekitar 73 persen LPG masih diimpor, tahun 2017 Indonesia mengonsumsi tidak kurang dari 7,11 juta ton LPG. Pabrik gasifikasi batu bara ini adalah proyek yang sangat strategis secara nasional karena kami rencanakan DME akan mengurangi sebagian besar kebutuhan LPG impor sebagai bahan bakar rumah tangga," ujar Nicke. Rencananya, usaha gasifikasi batu bara ini akan berlokasi di Mulut Tambang Batubara Peranap, Riau, dan memiliki kapasitas produksi 1,4 juta ton DME per tahun dengan kebutuhan batu bara sebesar 9,2 juta ton per tahunnya. Pengembangan usaha PTBA dan Pertamina untuk lokasi Tambang PTBA di Peranap, Riau ini pun dinilai menjadi langkah besar pengembangan hilirisasi batu bara dalam negeri. Sebelumnya, PTBA telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Pertamina, Pupuk Indonesia dan Chandra Asri pada Desember 2017 lalu untuk hilirisasi batubara menjadi Urea, DME dan Polypropylene di Tambang Batu bara di Tanjung Enim. Read the full article
Sabtu minggu bersama Bukit Asam #futsala #bukitasam #kuy
Beuuuuuhhhh ini kantor banyak ceritanya, dulu ngitung hari mau berangkat, sekarang ngitung hari mau pulang, big thanks buat PTBA, makasih buat sebulannya, sukses terus yaa #thanks #intership #PT #BukitAsam (at Kantor Besar PT.Bukit Asam (Persero) Tbk.)
Me and the others life (don't turn back your handphone) #iphonesia #instaaceh #instagood #intership #tambang #batubara #PT #BukitAsam #engineeringstudent #miner #wkwkwk (at Tambang Batu Bara Banko Barat)