DEFINING TRUTH : CROWDED SELF
menggambar kembali ide dari karya 2018 lalu, “alone in the crowd” . kalau dulu ide gambarnya muncul dari kesedihan saya beberapa bulan pasca meninggalnya ibunda dan adik saya di 2017, merasa sendirian bahkan dikeramaian . namun kali ini, kayaknya lebih pas kalau di twist ; ramai dalam kesendirian atau ramai-ramai sendiri mungkin, haha. kagetnya orang-orang terhadap perubahan kondisi saat ini, jd membuat mereka (well, kita) bikin keramaian sendiri, biar ga kerasa sepi. ya kita memang terbiasa sosialisasi, namun gerak saat ini sedang dibatasi. tapi kalau mau dipikir lg, sebelum si covid19 muncul, banyak jg orang yg udah dibatasi gerak bahkan waktunya, pun sampai diisolasi tanpa toleransi. kita aja yg ber-privilege baru (dipaksa) mengalami.... tiati frustasi











