6 Thinking Hats
Kami diminta menuliskan proses berpikir ke dalam 6 topi. Berikut hasil pemikiranku pribadi:
Selanjutnya, kami membuat action items untuk tim kami:
seen from China
seen from Macao SAR China
seen from Greece
seen from Germany

seen from Italy

seen from Austria

seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from China

seen from T1

seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from Russia

seen from Germany

seen from Germany

seen from United States
seen from United States
6 Thinking Hats
Kami diminta menuliskan proses berpikir ke dalam 6 topi. Berikut hasil pemikiranku pribadi:
Selanjutnya, kami membuat action items untuk tim kami:
Agility
Kami masuk zona agility sekarang. Di tengah amanah yang semakin menyita perhatian, begitu juga aktivitas teman-teman lain di cohousing, aku tetap berusaha menuntaskan seluruh kewajiban. Libur sepekan kemarin rasanya tidak seperti libur untukku, begitu juga dengan sebagian teman-teman cohousing lainnya. Akhirnya aku memulai dengan menonton ulang video Ibu supaya tidak salah saat diskusi, baru mulai berdiskusi dengan teman-teman cohousing. Ah, ya. Sebelum itu, aku juga menyelesaikan dulu template personalku. Berikut templatenya.
Malam itu, diskusi kami cukup padat menurutku. Hanya sekitar 37 menit, tapi tuntas seluruh check in, ice breaking, master mind, juga false celebration. Berikut hasil diskusi kami:
Selanjutnya, kami berdiskusi di grup cluster. Awalnya, semua CH leader memetakan posisi cohousingnya masing-masing di grup leader. Setelah itu, baru kami mendiskusikan tim sukses bersamaseluruh hexagonia dalam 1 cluster. Berikut posisi CH kami:
Kemudian, inilah tim sukses yang insya Allah akan membantu seluruh cluster balance menyukseskan PP kita semua.
Sejujurnya aku agak sedih karena tidak ada teman-teman cohousingku yang turut mengambil peran. Tapi ya sudahlah, mudah-mudahan kami tetap bisa saling membantu cluster balance agar semua PPnya sukses, aamiin.
Contribution
Ada bagi rapor! Rasanya seperti sekolah beneran ya...
Sebelum itu, kami diminta untuk menunjukkan kontribusi sebagai hexagonia yang ditunjukkan dengan keterlibatan kami dalam berbagai platform.
Berikut ‘bukti’ kontribusiku:
Selama mengikuti perkuliahan, aku merasakan berbagai hal, mungkin seperti naik roller-coaster. Ada kalanya di atas, ada juga masa-masa aku merasa down di bawah.
Di zona passion, aku merasakan semangat yang menggebu. Rasanya senang sekali bisa belajar sesuai passion & dipertemukan dengan teman-teman co housing dengan passion yang sama. Apalagi setelah mengenal mereka, yang ternyata terdiri dari berbagai profesi. Aku sangat bersyukur karena sejak awal sudah merasakan co housingku lengkap sekali profesinya. Karena itulah aku mengusulkan untuk membuat semacam klinik online. Akhirnya jadilah project ‘Hexa Health Centre’.
Selanjutnya, memasuki zona karakter. Aku mulai agak terpecah karena mendadak mendapat amanah besar di ruang publik. Amanah yang tidak mungkin kutolak karena ini bentuk baktiku pada suami & mertua. Tapi aku masih bisa meng-handle dengan baik. Saat itulah aku sadar, aku harus bertanggung jawab. Maka karakter itulah yang menjadi pilihanku. Agar aku selalu ingat untuk menunaikan seluruh kewajibanku dengan baik.
Memasuki zona habit, aku semakin berusaha keras untuk bisa fokus. Di sinilah aku mulai merasa, perlu waktu & konsentrasi untuk bisa memahami materi. Aku ingat, di zona ini kami mengadakan pertemuan berkali-kali sampai akhirnya semua paham tentang habit.
Di zona 4E, aku merasa lebih paham dibanding sebelumnya. Aku juga bersyukur bisa memahamkan teman-teman yang kebingungan saat kami ‘rapat RT’ (sebutan untuk pertemuan di co housingku).
Overall, aku merasa bersyukur mengikuti bunda produktif ini. Memang ada sedikit kebingungan, terutama karena passion kami adalah sesuatu yang sudah kami jalani bertahun-tahun. Jadi saat harus menentukan hal-hal semacam habit, awalnya sempat agak kurang nyambung. Tapi alhamdulillah, aku bersyukur dikaruniai tim yang cukup untukku. Meski terkendala beberapa hal, aku bertekad untuk bisa menguatkan (saling menguatkan, tepatnya) & bersama-sama menuntaskan dengan baik.
Our City Major
Setelah ‘membangun rumah’, saatnya kami menentukan pemimpin kami; Walikota Hexagon City!
Sepertinya ini adalah pemilu paling menyenangkan dan ideal untuk seluruh ibu-ibu. Pemilunya aman, damai, dan membahagiakan.
Pada awal pertemuan cohousing leader dengan Ibu, kami diminta untuk mendiskusikan kandidat calon walikota. Sebelum kami dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, aku sudah mengintip siapa saja cohousing leader yang hadir. Saat itulah aku sudah merasakan, sepertinya aku akan mendukung seseorang..
Kamipun displit ke beberapa room. Saat itu aku memang tidak 1 room dengan beliau. Tapi setelah launching kandidat walikota, aku langsung tersenyum. Nama beliau ada di sana :)
Kesibukan di dunia nyata membuatku tak bisa selalu stay tune dengan grup FB. Tapi entah mengapa, setiap aku membuka FB, waktunya paaass sekali dengan sesi beliau. Semacam berjodoh.
Aku ingat, di salah satu sesinya, beliau bercerita bahwa beliau tidak berambisi menjadi walikota, hanya bersungguh-sungguh pada setiap peran yang dijalani. Aku sendiri memandangnya memang demikian. Sejauh interaksiku dengan beliau, beliau termasuk orang yang bersungguh-sungguh dan totalitas.
Kami baru satu kali bertemu langsung. Tapi sejak awal pertemuan, aku sudah bisa merasakan betapa beliau orang yang amat ramah, terbuka, dan yang terpenting bisa meng-encourage orang lain di sekitarnya dengan sangat menyenangkan. Membuat orang merasa percaya diri, sekaligus bersemangat untuk terus meningkatkan dirinya. Benar-benar berkesan.
Ah, ya. Kadang, ada orang-orang yang saat kita bertemu, entah kenapa kita langsung merasa nyaman seolah sudah dekat kan? Beliau salah satunya.
Meski mungkin nanti yang terpilih bukan beliau, aku tidak akan kecewa, karena aku yakin seluruh warga Hexagon City punya mimpi yang sama; membuat Hexagon City menjadi tempat ternyaman untuk ditempati :)