Rem Cakram : Awalnya Dianggap Ringkih, Kini Cukup Unggul Setelah digunakan secara luas pada pesawat terbang dan tank, barulah rem cakram diakui keunggulannya. Rem cakram atau…
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from Ukraine
seen from Maldives
seen from China

seen from Malaysia
seen from Ukraine
seen from Singapore
seen from Germany
seen from China

seen from Ukraine

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Japan

seen from Canada
Rem Cakram : Awalnya Dianggap Ringkih, Kini Cukup Unggul Setelah digunakan secara luas pada pesawat terbang dan tank, barulah rem cakram diakui keunggulannya. Rem cakram atau…
TerasBiker.com – Halo Mazz Bro, penggunaan rem Rem depan yang saat ini umumnya sudah menggunakan cakram memang menjadi lumrah dan paling sering di pakai jika dibandingkan dengan sistem pengereman biasa atau tromol, karena sistem pengereman cakram saat ini cukup di kenal yang paling efektif dan gigit untuk mengurangi kecepatan, jadi sudah cukup lumrah jika motor-motor terbaru dengan power yang gede ga ketinggalan sama yang namanya rem cakram…
Sistem pengereman yang saat ini sudah cukup populer pada cakram adalah ABS (Anti-lock Braking System), dengan ABS sistem pengereman lebih aman, mudah dan yang terpenting adalah proses pengereman yang membuat kendaaran jadi lebih terkontrol, namun motor dengan sistem rem ABS pastinya akan ada perbedaan harga yang lumayan.. hehehe
Oke kita balik ke judul artikelnya Maz Bro, ada beberapa faktor penyebab disk brake / piringan cakram jadi cepet habis, sama seperti part-part lainnya piringan cakram pun ada masa pakainya, karena masa pakai dari cakram tidak selamanya dapat digunakan dan agak sulit juga untuk menentukan seberapa lama masanya, jadi gini Mas Bro masa pakai dari piringan cakram bukan dibatasi dari usianya, melaikan lebih kepada cara pakai dan gaya riding dari sang pemiliki kendaran tesebut.
Kondisi dari permukaan cakram yang sudah tidak presisi atau bergelombang, sebenarnya di sebabkan dari cara atau pola pengereman yang dilakukan si pengendara dengan cara menekan tuas rem dan dilepas bekali-kali secara cepat guna memperlambat laju kendaraan dengan kondisi tetap stabil, cara pengereman tersebut memang cukup efektif untuk mengurangi kecepatan motor, tetapi efek buruk bagi piringan cakram adalah permukaan carkram yang mudah terkikis dan akhirnya menjadi tidak presisi/ tidak rata lagi.
Minimnya perawatan dari pemilik kendaraan juga sebagai awal pemicu hal tersebut, contohnya pemilik yang malas melakukan pengecekan ketebalan dari disk pad (kampas rem) ketika kampas mulai menipis dan terus menerus menghimpit piringan cakram dan akhirnya piringan cakram tergerus dengan besi dasar kampas dan akhirnya menipis, kotoran debu atau pasir pun bisa membuat cakram mudah menjadi kasar dan menjadi baret-baret di permukaanya. Penggunaan disk Pad (kampas rem) KW juga menjadi faktor utama piringan cakram cepet kemakan loh…
#gallery-0-4 { margin: auto; } #gallery-0-4 .gallery-item { float: left; margin-top: 10px; text-align: center; width: 100%; } #gallery-0-4 img { border: 2px solid #cfcfcf; } #gallery-0-4 .gallery-caption { margin-left: 0; } /* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */
Last..saran Tebe untuk mendapatkan performa pengereman yang maksimal perlu memperhatikan bagian-bagian sistem pengereman baik disk pad (kampas rem) atau piringan cakram secara berkala, dan menjaga kebersihan serta melakukan pengereman dengan cara yang benar adalah mutlak bagi para pengendara, karena dengan begitu tentunya akan banyak keuntungan yang di dapat dalam berkendara, intinya supaya kita tetap merasa nyaman dan aman Maz bro’..
Salam,
~TerasBiker.com~
Ini Penyebab Piringan Disk Cepet Baret dan tidak Gigit Waktu Pengereman TerasBiker.com - Halo Mazz Bro, penggunaan rem Rem depan yang saat ini umumnya sudah menggunakan cakram memang menjadi lumrah dan paling sering di pakai jika dibandingkan dengan sistem pengereman biasa atau tromol, karena sistem pengereman cakram saat ini cukup di kenal yang paling efektif dan gigit untuk mengurangi kecepatan, jadi sudah cukup lumrah jika motor-motor terbaru dengan power yang gede ga ketinggalan sama yang namanya rem cakram...
Burn CD/DVD mulai dari 500 Perak saja
PAKET Rp 500 a. Burn CD min. 50 keping (hanya jasa belum termaksud cd) b. Burn DVD min. 70 keping (hanya jasa belum termaksud dvd) GT-Pro : a. CD maks 700 MB Rp 120.000 / 50 keping b. DVD maks 4 GB Rp 150.000/ 50 keping CD BLANK (No Label) a. CD maks 700 MB Rp 110.000 / 50 keping b. DVD maks 4 GB Rp 130.000/ 50 keping EDAN LAGI!!!! DISCOUNT 10% buat pembuatan di atas 200 keping CETAK COVER + CASE + LABEL CD .... Rp. CALL (biar lebih enak bicaranya) SCAN A4 Rp 500 (min. 20 lembar) NB :
Data yang hendak di burn berasal dari 1 master
CD yang terdiri dari berbagai master (kompilasi) dikenai uang capek 5 s/d 20 ribu (sesuai dengan biaya pemakaian listrik untuk produksi)
Harga belum termaksud biaya pengiriman
Bagi Pengguna Paket 500 (hanya jasa) CD yang gagal di burn diluar tanggung jawab kami
Kalau dari luar kota mau transfer bisa via Mandiri atau BCA BCA 0860338599 Mandiri 1310006382230 atas nama Rudi P. Pangaribuan Untuk lebih jauh bisa hub Rudi aka Kawat di 711 Tujuh Satu Satu Jl Terusan Ciliwung No 11 Bandung Telp 022 7271711 HP 0815 625 49 32 YM : d_vap fb : kawat
almarhum Cakram Magazine