Alhamdulillahirabbilalamin
Hai Arin, terima kasih banyak karena sudah berani mencoba untuk menjadi lebih. Tetap seperti itu ya, selalu rendah hati dan jumawa. :”) Because you are you.
Di balik apresiasi diri ini, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman di Akpro HIMMPAS UI khususnya Ayu, Mas Suheil, dan Syifa yang dalam waktu singkat dan penuh kerumitan saat itu akhirnya memutuskan saya menjadi moderator. Saya biasanya tak ingin menjadi lebih untuk sesuatu, namun saya sangat menyenangi berbuat lebih untuk sesuatu. Dan hari itu kalian membuat saya untuk menjadi keduanya.
Terima kasih banyak ya atas kepercayaannya.
Terima kasih banyak atas kebijaksanaan dan kemurahan hatinya yang tak begitu marah dan mempersalahkan kesalahanku saat pembukaan. Kalian begitu sabar dan kalian tetap bersikap baik. Saya bersyukur memiliki kalian. Semoga agenda yang kita mulai ini bisa selesai dengan baik hingga akhir. Tuntas dan produktif. Aamiin.
Saya juga ingin berterima kasih banyak kepada partnerku yaitu Fifi sebagai pemateri yang begitu nyaman rasanya mendengar dia berucap, suasana menjadi mengalir begitu saja, senyumanya di depan layar begitu meyakinkan untuk terus maju dan siap walau ada kesalahan di awal. Begitulah, kami telah berteman sebelumnya, yaitu tahun 2019 yang mempertemukan kami sama-sama di Akpro dibawah naungan kak Liya dan Kak Dona yang keren. Terima kasih yaa Fii..:”)
Beberapa simpulan yang kurangkum saat Fifiku menjadi pemateri sangat memotivasiku. Saya berharap bisa menjadi penulis yang produktif seperti Fifi
“Sejatinya kita sebagai mahasiswa disibukkan dengan aktifitas kampus berkaitan dengan akademik. Namun tak menutup kemungkinan langkah kita diperluas dengan menulis antologi salah satunya. Awali dengan niat yang baik kenapa mau menulis, percaya diri, dan konsisten. Tentang apa yang mau ditulis, tak perlu susah untuk mencari hal yang rumit, banyak fenomena yang terjadi di lingkungan kita. Sehingga, penulis itu semestinya peka. Lakukan menulis dengan kesenangan dan jadikan itu sebagai apresiasi kita setelah menulis. Tulisan yang baik adalah diawali dengan masalah, ditengahi dengan solusi, dan diakhiri dengan rekomendasi. Tentang menulis, kita butuh banyak baca untuk referensi, seiring melatih menulis akan membuat kita menjadi ahli.
Niat baik akan berbalas dengan kebaikan pula, jika menulis adalah niat yang baik maka kita akan dipertemukan dengan mudah di lingkungan yang menyukai menulis. Seperti bertemu di Antologi ini.
Terkait akan kemana tulisan kita? Pasar akan selalu ada yang menampung tulisan kita, media akan selalu ada. Berlatih selalu. Karena menulis butuh latihan. Dan penulis butuh karya.”
Ditulis 20 Juli 2020 | 07.44 PM | Rumah Antang Makassar